KASUS MIRAS SLEMAN : Polres Sleman Buru Peracik Miras Maut

Sunartono
Sunartono Kamis, 18 Desember 2014 11:40 WIB
KASUS MIRAS SLEMAN : Polres Sleman Buru Peracik Miras Maut

Harianjogja.com, SLEMAN- Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin mengatakan miras yang diedarkan tersangka Gunawan berasal dari alkohol 96%. Miras inilah yang http://www.harianjogja.com/baca/2014/12/17/kasus-miras-sleman-penjual-miras-maut-ditahan-korban-tewas-bertambah-560510" target="_blank">merenggut nyawa tiga warga Jogokerten, Trimulyo, Sleman, yakni Budi, 26, Abdul Wahid, 40, dan Triyadi, 38. Hingga saat ini pihaknya masih memantau dua korban yang dirawat di rumah sakit, yakni Edot dan Agus.

Jika sudah sembuh, keduanya akan dimintai keterangan untuk menambah data guna pengembangan penyelidikan. Kondisi Edot saat ini masih kritis sedangkan Agus dalam proses perjalanan ke Sleman karena sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Cirebon.

“Kami masih memburu peraciknya,” ungkap dia, Rabu (17/12/2014).

Sementara, Gunawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka mengaku peracik oplosan maut yang dia jual adalah ibu angkatnya. Kendati demikian, Gunawan tidak tinggal dengan ibunya. “Ibu saya di Bantul. Saya di Jogokerten [Trimulyo, Sleman],” ungkapnya.

Remaja yang biasa disapa Gombloh ini mengatakan sepengetahuan dia, ibunya meracik miras  dengan bahan utama alkohol. Ia tidak tahu secara pasti takaran resepnya.

Tetapi biasanya alkohol  itu dicampur dengan air mineral dan sari Vodka sehingga hasilnya berwarna bening.

“Biasanya beli alkohol yang plastiknya agak tebal. Saya tidak tahu pasti meraciknya,” imbuhnya.

Setelah menerima miras oplosan siap edar, Agus menyimpan miras kemasan botol itu di dalam kamar atau dapur tempat ia tinggal.

Gunawan tinggal di Jogokerten, menumpang di rumah Catur, kerabatnya. Sejumlah tokoh masyarakat pernah mengingatkan Gunawan agar tidak berjualan miras tapi tetap nekat.

“Sebenarnya sudah diingatkan oleh masyarakat, tapi dia nekat jualan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Dhanang Bagus Anggoro.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online