BECAK MOTOR : LBH Jogja Minta Nasib Pemilik Bentor Diperhatikan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 20 Desember 2014 00:20 WIB
BECAK MOTOR : LBH Jogja Minta Nasib Pemilik Bentor Diperhatikan

Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Puluhan pengemudi becak motor (bentor) menggelar aksi di halaman DPRD DIY, Jl. Malioboro, Jogja, Selasa (28/1). Mereka terus mendesak untuk dilegalkan bentor serta mengkritisi surat edaran Gubernur DIY tentang larangan beroperasinya becak motor dan surat dari kepolisian tentang hal yang sama.

Harianjogja.com, JOGJA-Becak motor (betor) selama ini hanya dipandang dari aspek hukum. Kepala Bidang Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogja Hamzal Wahyudi menuturkan melihat aspek lain seperti kesejahteraan pemilik betor karena betor merupakan sumber penghasilan satu-satunya yang dimiliki belum diperhatikan.

Menurut Hamzal, betor memang tidak ada uji kelayakan dan standar teknis karena memang betor belum jelas masuk kategori kendaraan pribadi
atau kendaraan umum. Jika melakukan modifikasi kendaraan untuk pribadi hal itu disebutnya tidak dilarang dalam undang-undang lalu lintas.
Persoalan digunakan untuk kendaraan umum, kata Hamzal, maka yang harus melakukan uji kelayakan adalah pemerintah.

"Selama ini pemerintah tidak berupaya melakukan uji kelayakan. Yang ada hanya razia dan tidak memperhatikan nasib mereka," tandas Hamzal
selaku pendamping hukum Paguyuban Betor.

Direktur Jogja Traffick Watch, Tommy Susanto sepakat dengan rekomendasi DPRD DIY yang akan menguji kelayakan betor. Diakuinya,
keberadaan betor berpotensi membuat kesemrawutan jalan.

Saat ini saja potensi betor di DIY, ada sekitar 8.000 an jika betor dibiarkan maka pertumbuhan betor tidak akan terkendali dan dapat menambah
arus lalu lintas semrawut. Belum lagi persoalan trayek yang berpotensi terbentur dengan angkutan yang standar dan layak yang sudah ada.

"Kalau ada uji kelayakan saya kira bagus, tinggal nanti disesuaikan dengan standar keamanan dan keselamatannya," ucap dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online