Bupati Bantul Hati-hati Terbitkan Izin Gereja di Kadipiro

Rabu, 24 Desember 2014 17:20 WIB
Bupati Bantul Hati-hati Terbitkan Izin Gereja di Kadipiro

Bupati Bantul Sri Surya Widati mengaku berhati-hati dalam menerbitkan izin mendirikan bangunan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Kadipiro

Harianjogja.com, BANTUL—Keberadaan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Kadipiro ada penolakan dari organisasi masyarakat tertentu. Ormas itu bahkan sampai mengintimidasi Bupati Bantul agar tidak menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) GPDI.

“Makanya perlu hati-hati [dalam menerbitkan IMB GPDI] karena ada ormas yang tidak setuju,” ungkap Bupati Bantul, Sri Surya Widati,di Gedung Pemkab, Selasa (23/12/2014).

Bupati mengaku tidak bermaksud untuk mengganjal pengajuan perizinan apapun apabila memang sudah persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Ida, sapaan akrab Bupati, mengatakan sejak rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama turun, kebetulan masih ada yang kurang kelengkapan persyaratannya. Tanpa menjelaskan item kekurangan itu, Ida mengaku sekarang persyaratan sudah dilengkapi pengurus GPDI.

Bupati Ida berjanji tidak akan mempersulit IMB gereja meskipun ada intimidasi ormas ke Pemkab Bantul. Bupati juga telah memanggil beberapa kepala dinas soal penerbitan perizinan dengan komitmen IMB bisa diserahkan dan umat GPDI bisa merayakan Natal.

Ida menegaskan akan berdiri di atas aturan hukum yang berlaku. “Ini negara Pancasila. Tidak boleh kebijakan diambil karena pengaruh tekanan ormas. Acuannya adalah hukum," sentil Sri Surya Widati.

Apabila dalam penerbitan IMB GPDI Kadipiro nanti sampai diganjal dan sampai berani memicu terjadinya kerusuhan atau perbuatan main hakim sendiri, Bupati akan menyerahkan sepenuhnya hal itu ke polisi. “Memang siapa ormas-ormas itu, kalau mau seenaknya sendiri,” papar Ida.

Perwakilan majelis GPDI Kadipiro, Paul Boris, mengaku IMB belum kunjung turun sampai H-2 perayaan Natal. Kondisi ini membuat bangunan gereja tidak bisa dipakai untuk misa Natal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online