Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu BENSIN ECERAN - Seorang pedagang bensin eceran di Jl Adi Sucipto Solo menunggu pembeli, Senin (2/4). Para pedangang bensin eceran sempat menghadapi ketidakpastian harga saat harga BBM tidak jadi mengalami kenaikan
Harga bensin sudah diumumkan turun oleh Pemerintah, namun harga bensin di pengecer belum turun
Harianjogja.com, BANTUL - Meskipun pemerintah secara resmi telah memberlakukan harga baru BBM premium mulai tahun baru, sejumlah pengecer di Bantul belum belum mau menurunkan harga karena alasan premium yang dibeli harga lama yakni Rp8.500 per liter.
Harga premium masih dijual ke pembeli seharga Rp9.000 per liter. Mereka baru mau menurunkan harga eceran apabila sudah kulakan dengan harga baru pemerintah yakni Rp7.600 per liter.
"Lha kalau saya jual di bawah harga Rp8.500 jelas kami rugi," kata Muji pengecer premium di Jalan Parangtritis, Bantul, kemarin.
Menurut Muji, premium atau bensin yang sehari kemarin dijual merupakan stok kulakan sekitar empat hari yang lalu.
Senada juga dikatakan supri, pengecer di Kretek. Ia tidak akan memaksa dagangannya harus laku di harga lama.
"Tidak beli juga tidak masalah. Kami pedagang kecil tetap akan bertahan tidak mau rugi. Baru kalau nanti kulakan harga lama ini habis menyesuaikan harga baru," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.