Gandeng UGM, PDAM Sleman Uji Deteksi Kebocoran Pakai Satelit
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Foto ilustrasi gas si melon (JIBI/Bisnis/Dok.)
Harga elpiji 12 Kg yang turun diharapkan dapat membendung migrasi konsumen ke gas 3 Kg.
Harianjogja.com, JOGJA- Turunnya harga gas elpiji isi 12kg pekan ini diharapkan mampu membendung migrasi atau peralihan konsumen ke gas bersubsidi. Sebab, tidak ada alasan bagi konsumen gas non subsidi tersebut beralih menggunakan gas melon.
Ketua Himpunan Swasta nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) DIY Siswanto berharap, penurunan harga gas 12kg yang sebelumnya sempat naik diharapkan mampu membendung migrasi ke gas bersubsidi. Menurutnya, harga gas yang dipatok pemerintah saat ini sebesar Rp129.000 per tabung sudah murah.
"Harga keekonomian gas 12kg itu sebenarnya Rp145.000 per tabung. Jadi, kalau sudah diturunkan sebesar itu, diharapkan tidak ada peralihan konsumen," ujarnya, Minggu (18/1/2015).
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo, Jumat (16/1/2015) mengumumkan penurunan harga BBM. Selain harga BBM, Jokowi juga menurunkan harga gas elpiji 12kg dari semula Rp134.700 turun menjadi Rp 129.000 per tabung. Namun tidak dijelaskan apakah harga Bright Gas yang juga berisi 12kg juga turut diturunkan. Saat ini, harga Bright Gas dipatok Rp137.200 hingga Rp139.900 per tabung.
Sementara, jumlah konsumsi tabung gas 12kg di DIY rata-rata 160.000 tabung per bulan. Adapun untuk penjualan Bright Gas tercatat rata-rata 1.900 per bulan.
"Kami siap menjalankan aturan pemerintah tersebut. Memang ada penurunan penjualan tabung gas 12kg sejak pemerintah menaikkan harga per 1 Januari lalu. Namun, kami belum menghitung jumlah pastinya. Kami berharap konsumen 12kg tidak turun," harapnya.
Sementara itu, Humas Pertamina Pemasaran jateng-DIY, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, penurunan harga gas elpiji 12 kg menurut dia akan mencegah adanya migrasi konsumen lebih banyak ke kemasan 3 kg alias tabung melon. Diharapkan, mereka yang sebelumnya telah bermigrasi akan kembali menggunakan tabung non-subsidi. Sehingga, program pemerintah dengan tabung melon bisa tepat sasaran.
"Kami akan memastikan ketersediaan gas 12kg maupun 3kg. Kami juga akan melakukan optimalisasi jalur distribusi gas elpiji melalui SPBU dan juga outlet modern," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.