Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Ilustrasi sabu-sabu (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Peredaran narkoba Jogja, dua tersangka ditangkap saat melintas di depan Polda DIY.
Harianjogja.com, JOGJA-Satuan Reserse Narkoba Polresta Jogja membekuk dua tersangka yang membawa narkotika jenis sabu-sabu di depan Markas Brimob, Baciro, Gondokusuman, Jogja. Kedua tersangka adalah RS, 32, seorang tukang sablon warga Gamping, Sleman, dan SC, 30, seorang karyawan salah satu perusahaan swasta
warga Mlati, Sleman.
"Dari kedua tersangka, kita menyita sabu-sabu seberat lebih kurang 0,79 gram," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta, Jogja, Topo Subroto, Selasa (27/1/2015)
Topo mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Kamis (22/1/2015) malam, lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Penangkapan itu bermula dari informasi adanya transaksi sabu-sabu di wilayah Gedong Kuning, Banguntapan, Bantul.
Polisi kemudian menyanggong dan membuntuti kedua tersangka hingga wilayah Baciro, Gondokusuman. Tepat di Jalan Mlati atau depan Markas Brimob Polda DIY, tersangka diringkus dan digelandang ke Mapolresta Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Kenaikan harga Pertamax memaksa Damkar Kulonprogo membatasi evakuasi sarang tawon dan edukasi sekolah demi menghemat biaya operasional armada.
Kiper 40 tahun Vozinha bikin Spanyol gigit jari di Piala Dunia 2026. Debutan Tanjung Verde tahan imbang 0-0. Simak kisah harunya.
Program Mas JOS telah menjangkau 45 kelurahan di Kota Jogja. Warga diajak memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.
Tiwi/Fadia melaju ke 16 besar Macau Open 2026 usai menang telak atas wakil India. Leo/Daniel juga lolos setelah lawan mundur.
BKSDA Sumbar memastikan harimau Sumatra yang muncul di Agam merupakan induk dan anak. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkebun.