Dua Remaja Tewas di Jurang Plaosan-Poncol Magetan, Ini Kronologinya
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
Ilustrasi (Backgroundpictures.org)
Kebakaran Kulonprogo akibat hubungan arus pendek listrik terjadi pada Rabu (28/1/2015)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Rumah Kodo, warga Pedukuhan Plampang I, Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, habis dilalap si jago merah, Rabu (28/1/2015) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian mencapai Rp45 juta.
Kejadian itu pertama kali diketahui Kemisan, 19, anak Kodo, seusai mengantar bapaknya bekerja. Sesampainya di rumah, Kemisan melihat bagian depan rumah yang terbuat dari papan kayu terbakar. Ia berteriak minta tolong kepada tetangga untuk membantu memadamkan. Akan tetapi kobaran api terlanjur membesar dan akhirnya menghanguskan rumah berukuran 9x15 meter persegi tersebut.
“Saya kaget sampai di rumah sudah ada api membakar depan rumah,” tutur Kemisan dalam laporan kepada polisi.
Akibat peristiwa itu, sertifikat tanah, STNK sepeda motor Yamaha Vega AB 3144 GL, KK, dan KTP ikut raib terbakar. Diduga kebakaran karena hubungan arus pendek listrik.
Kasubag Humas Polres Kulonprogo AKP Slamet membenarkan telah terjadi kebakaran di salah satu rumah warga di Plampang.
“Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Ookla mencatat kecepatan unduh internet seluler Indonesia mencapai 52,01 Mbps pada kuartal III/2026, naik 43,4% secara tahunan.
Totok Daryanto mengukuhkan hampir 1.000 relawan di Kulonprogo untuk menyerap aspirasi warga dan mengawal persoalan masyarakat hingga DPR RI.
Malioboro Coffee Night #6 digelar 29-31 Oktober 2026 dengan ribuan cangkir kopi gratis, Pasar Kopi Nusantara, dan ruang temu petani.
Dinsos Bantul menyiapkan pelibatan TNI-Polri dalam pendataan bansos melalui Perlinsos. Data yang telah diinput mencapai sekitar 4.500.