Kejar Target Wisman, Pelaku Industri Pariwisata Bertemu di JITAC 2026
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
Tersangka SH (memakai penutup kepala), saat diamankan di Mapolres Sleman, Kamis (12/2/2015). Tersangka merupakan sipir Lapas Pakem, Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Narkoba di Lapas dan sipir yang terlibat ternyata sampai belasan orang.
Harianjogja.com, SLEMAN—Belasan sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika II A Pakem, Sleman, diduga mengetahui dan terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lapas tersebut. Hingga saat ini, Sat Resnarkoba Polres Sleman dibackup Ditresnarkoba Polda DIY terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap tersangka lain. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/02/12/narkoba-di-lapas-akhirnya-sipir-yang-jadi-kurir-terungkap-576526">NARKOBA DI LAPAS : Akhirnya ... Sipir yang Jadi Kurir Terungkap)
Sebelumnya, polisi menangkap Singgih Hatmoko, 33, sipir Lapas Narkotika Pakem dengan barang bukti 0,5
kilogram ganja dan 15 gram sabu-sabu. Singgih ditangkap dalam perjalanan ke kantornya, Rabu pagi. Beberapa saat sebelumnya, Singgih mengambil paket narkoba dari seorang kurir di Jalan Kaliurang, Pakembinangun, Pakem, sekitar pukul 06.30 WIB.
Kasat Reserse Narkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, diduga ada belasan sipir Lapas Pakem yang mengetahui dan terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lapas. Dalam operasinya, Singgih diduga mengajak beberapa rekannya.
"Saat tersangka disuruh oleh Kalapas menyebutkan nama [sipir] lain yang terlibat, lebih dari 12 nama yang
disebut," ungkapnya, Jumat (13/2/2015).
Selain itu, dalam keseharian meski bukan sebagai komandan regu, Singgih selalu mendapat panggilan
"komandan" dari rekan-rekannya. Ada dugaan tersangka menjadi sumber tambahan penghidupan bagi
teman-temannya sesama sipir di Lapas tersebut.
Selain itu dalam melakukan komunikasi, mereka selalu menggunakan kode dan sandi tertentu. Bahkan beberapa saat sebelum mengambil paket narkoba, tersangka mendapatkan pesan dari temannya agar berhati-hati.
"Tak heran jika dilakukan penggerebekan pasti hasilnya nihil karena sudah bocor," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.