TAMBANG PASIR MERAPI : Benarkah Ada Polisi yang Terlibat?

Sunartono
Sunartono Minggu, 22 Februari 2015 12:20 WIB
TAMBANG PASIR MERAPI : Benarkah Ada Polisi yang Terlibat?

AKSI BLOKIR JALAN MERAPI Sejumlah warga membawa poster sambil meneriakkan yel-yel saat melakukan aksi blokir jalan Muntilan-Dukun di Kawasan Lereng Gunung Merapi Dukun, Magelang, Jateng, Senin (7/4). Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Rembug Lintas Merapi tersebut menuntut aparat terkait dan pemerintah setempat bertindak tegas terhadap penambang liar dan truk angkutan pasir yang melanggar peraturan karena merusak jalan-jalan di kawasan lereng Gunung Merapi. ANTARA FOTO

Tambang pasir merapi ilegal dijaga sejumlah personel siang dan malam sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kapolres menyarankan warga memperjelas siapa aparat yang terlibat dalam praktik penambangan itu

Harianjogja.com, SLEMAN—Terkait, tudingan warga mengenai polisi yang terlibat dalam penambangan ilegal, Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnain menyatakan siapa saja dapat menuding adanya aparat yang terlibat. Meski demikian, pihaknya menyarankan warga memperjelas siapa aparat itu.

"Jika memang dari kepolisian dan tahu siapa orangnya, jangan takut, laporkan saja ke Propam. Kalau asal tuding nanti justru bisa menjadi fitnah," ujar perwira menengah yang belum genap dua bulan menjabat di Sleman ini, Jumat (20/2/2015).

Faried menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi jika ada anggotanya yang terlibat dalam praktik penambangan itu. Pihaknya meminta kepada semua pihak untuk dapat menanggapi persoalan ini dengan kepala dingin dan secara bijak.

"Tentu harus dengan selalu menjaga kamtibmas," kata dia.

Terpisah, Kasi Penegakan Perundangan dan Perda Satpol PP Sleman, Rusdi Rais saat dikonfirmasi melalui
sambungan telepon menegaskan, semua alat berat (backhoe) sudah diturunkan. Selain itu aktivitas penambangan dipastikan tidak ada yang beroperasi lagi. "Sudah, sudah turun semua, kemarin [Kamis 19/2]," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online