Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Kunjungan kerja untuk anggota DPRD Gunungkidul dilakukan empat kali dalam kurun waktu dua bulan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul kembali melakukan kunjungan ke luar daerah. Sejak Selasa (24/2/2015), seluruh wakil rakyat berangkat ke Pulau Dewata, dan baru pulang Jumat (27/2/2015).
Kunjungan ini merupakan yang keempat kalinya sejak pergantian tahun. Di akhir Januari lalu, mereka konsultasi ke Jakarta dan dilanjutkan kegiatan outbond ke Malang. Sebelum pergi ke Bali, di pertengahan Februari anggota dewan juga melakukan kunjungan ke Jawa Timur. Padahal hingga akhir Februari ini belum ada satu pun Peraturan Daerah yang dihasilkan anggota dewan.
Anggota DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengatakan, seluruh anggota berangkat ke Bali sejak kemarin. Kegiatan kunjungan itu adalah untuk mematangkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang saat ini sedang dibahas.
“Sejak kemarin [Selasa], kami berangkat, dan Sabtu mendatang harus sudah sampai di Gunungkidul. Agendanya sendiri untuk memperdalam materi pembahasan rapeda,” kata Heri saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (25/2/2015).
Dia menjelaskan pemilihan Bali sebagai lokasi kunker sudah sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Sebab, sebelum pembahasan raperda dilakukan, sudah berkoordinasi dengan beberapa daerah sebagai tempat studi banding.
“Kita kontak-kontak dengan wilayah lain. Kebetulan di Bali ada beberapa kabupaten yang memiliki perda seperti yang kita bahas saat ini,” ungkapnya.
Dia mengakui, satu minggu sebelum ke Bali juga melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Tujuan studi saat itu untuk koordinasi masalah penyertaan modal.
“Semua kunjungan yang kami lakukan berkenaan dengan tiga raperda, yakni tentang Perubahan Atas Perda No 9/2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah; Perubahan atas Perda No 17/2011 tentang Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah, dan Raperda tentang Penyertaan Modal,” ulasnya.
Sementara itu, Aktivis Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami) Rino Caroko mengaku tidak habis pikir dengan kegiatan yang dilakukan anggota dewan. Hingga saat ini, belum ada satupun perda yang dihasilkan. Sementara untuk urusan kunker, sejak awal tahun mereka sudah empat kali ke luar daerah.
“Urgensi pergi ke Bali apa? Apakah di internal dewan tidak bisa membahasanya, kok sampai harus ke sana? Jangan-jangan itu hanya alasan untuk plesiran,” kata Rino.
Dia pun meminta, agar ada pertanggunganjawab atas kunjungan tersebut. Selama ini belum ada satupun bukti nyata hasil dari kunjungan yang dilakukan.
“Kalau perlu hasilnya dilaporkan ke masyarakat. Jangan hanya sebatas laporan surat perintah perjalanan dinas,” seru Rino.
Kunjungan Kerja Anggota DPRD 2015
22-24 Januari 2015 Konsultasi ke Jakarta
28-30 Januari 2015 outbond ke Malang
16-18 Februari 2015 Kunker ke Jawa Timur
24 Februari 2015 Kunker ke Bali
Sumber: diolah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus