PERIKANAN GUNUNGKIDUL : Wacana Perumahan Nelayan, Jangan Sampai Menjadi Gesing Jilid 2

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 03 Maret 2015 08:20 WIB
PERIKANAN GUNUNGKIDUL : Wacana Perumahan Nelayan, Jangan Sampai Menjadi Gesing Jilid 2

Puluhan kapal Jukung milik nelayan tradisional bersandar di dermaga Pantai Sadeng. Akibat kalah bersaing dengan kapal besar, banyak yang berhenti melaut. Foto diambil Jumat (7/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)

Perikanan Gunungkidul mengenai rencana perumahan nelayan diharapkan tidak gagal dan mengecewakan rakyat.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Aktivis Jejaring Rakyat Mandiri Rino Caroko megapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun perumahan bagi nelayan di Gunungkidul. Hanya saja, ia mengingatkan transmigrasi lokal di Pantai Gesing, Girikarto, Panggang oleh Pemerintah DIY beberapa tahun lalu, harus dijadikan pengalaman.

“Programnya bagus, tapi jangan sampai kejadian di Gesing terulang. Sebab, program yang digulirkan tidak
berjalan dengan baik alias gagal,” ungkap Rino, Senin (2/3/2015).

Dia menjelaskan, rumah-rumah yang dibangun di kawasan Pantai Gesing banyak yang ditinggalkan oleh
pemiliknya. Dari sisi infrastruktur juga masih relative minim.

“Kalau membangun pemerintah mau membangun perkampungan nelayan baru, harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Jangan sampai kondisinya seperti transmigrasi lokal di Pantai Gesing,” serunya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online