KECELAKAAN GUNUNGKIDUL : Sumur Terlalu Sempit, Korban Sulit Dievakuasi

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 06 April 2015 09:20 WIB
KECELAKAAN GUNUNGKIDUL : Sumur Terlalu Sempit, Korban Sulit Dievakuasi

Ilustrasi sumur (JIBI/Solopos/Dok.)(JIBI/Solopos/Dok)

Kecelakaan Gunungkidul, balita yang terjatuh di sumur tua sulit dievakuasi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- http://jogja.solopos.com/baca/2015/04/05/kecelakaan-gunungkidul-asyik-cari-ulat-balita-tercebur-di-sumur-tua-591658">Balita asal Dusun Purwosari, Desa Baleharjo, Wonosari, Deniko Nur Samanda,2, tercebur sumur saat berusaha mencari ulat. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4/2015) sekitar pukul 10.30 WIB di sebuah lahan warga di Dusun Selang 3, Desa Selang.

Kejadian bermula saat korban bersama ibunya, Denok Nuryatun menghadiri arisan pedagang kaki lima di rumah Marno. Sesampainya di tempat arisan, Deniko langsung bermain di sekitar lokasi, Ibunya sempat mengawasi balita tersebut.

Tak berapa lama, Deniko memanjat sebuah sumur tua yang ditutup dengan anyaman bambu. Tujuannya, ingin meraih kepompong dalam daun pisang yang ada di atas sumur. Nahas, penutup sumur yang sudah dimakan usia ambrol. Tubuh korban langsung masuk ke sumur sedalam 25 meter. Melihat kejadian itu, Denok berteriak histeris dan meminta bantuan. Kontan saja, peserta arisan pun berhamburan menuju asal jeritan.

Sayang warga tidak berani langsung melakukan pertolongan mengingat kondisi sumur yang terlalu sempit. Warga pun langsung meminta bantuan ke petugas kepolisian dan Search and Rescue (SAR) PMI Gunungkidul.

Tak berselang lama, petugas kepolisan dan anggota SAR datang ke lokasi. Petugas pun langsung turun ke sumur untuk mencari tubuh korban. Namun dikarenakan sempitnya lubang dan debit air mencapai ketinggian delapan meter. Dibutuhkan waktu sekitar tujuh jam lebih, untuk mengangkat jasad korban, karena baru bisa dievakuasi sekitar pukul 17.45 WIB.

"Selain sempit, di dalam sumur juga ada rongga. Beberapa petugas juga sudah bergantian untuk mengambil korban," ungkap Widyantoro, salah seorang anggota PMI Gunungkidul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online