Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
UN 2015, siswa di Sleman mengeluhkan kertas jawaban yang terlalu tipis
Harianjogja.com, SLEMAN-Ujian Nasional (UN) untuk SMA sudah selesai, Rabu (15/5/2015). Beberapa sekolah mulai mengkritisi teknis pelaksanaan UN yang dimulai sejak Senin (13/4/2015) itu.
Kepala SMAN 1 Ngaglik, Subagyo mengatakan, pihaknya menyayangkan kondisi lembar jawab komputer (LJK) yang terlalu tipis. Siswa pun harus hati-hati dalam mengisikan ataupun menghapus pilihan yang sudah diisi.
“Siswa jadi hati-hati kalau mau menghapus yang sudah dibuletin pakai pensil. Takutnya kalau terlalu kuat [menghapus] malah sobek,” katanya, Rabu (15/4/2015).
Tahun ini, lembar soal dan LJK melekat jadi satu. LJK berada di lembar terakhir. Untuk memisahkan keduanya, siswa harus merobek mengikuti garis yang telah ditentukan.
Meski demikian ada sekolah yang mengeluhkan sulitnya pemisahan antara lembar soal dengan LJK. SMAN 1 Prambanan misalnya.
“Sekarang nyobeknya susah meski ada garis. Harus dilipat dulu baru dipotong. Hari kedua kemarin, akhirnya sekolah menyediakan cutter,” kata Kepala SMAN 1 Prambanan, Mawardi.
Siswa SMK Kesehatan Sadewa Babarsari Depok, Aulia Yafti Nugraheni, juga mengeluhkan hal yang sama. Pada satu paket soal sudah diberikan garis putus-putus untuk memisahkan LJK.
Meski demikian pihaknya harus berhati-hati agar lembar tidak sobek. “Tipis banget LJK-nya. Mau ngerjain soal itu harus konsentrasi dulu buat misahin soal sama lembar jawab biar enggak sobek,’ katanya.
UN tahun 2015 ini siswa menerima satu paket soal yang juga berisi lembar jawabnya. Lain dengan tahun sebelumnya, pada soal tahun ini tertera barcode yang menunjukkan kode soal. Siswa tidak perlu lagi menuliskan kode soal karena dengan sendirinya LJK sudah ter-scan di komputer.
Menanggapi keluhan sekolah, Kepala Bidang (Kabid) Kurikulum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Ery Wirdayana akan mencatat semua masukan dari sekolah. Termasuk keluhan LJK yang terlalu tipis.
“Sebenarnya LJK sudah sesuai dengan standar ketebalan kertas yang ditentukan tapi hal ini akan kami catat untuk disampaikan kepada BSNP [Badan Standar Nasional Pendidikan],” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.