LEBARAN 2015 : Tiket KA Arus Balik Jogja Masih Banyak

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 20 April 2015 21:20 WIB
LEBARAN 2015 : Tiket KA Arus Balik Jogja Masih Banyak

Petugas memeriksa tiket calon penumpang kereta api tambahan Kutojaya Selatan dengan rute Kiaracondong-Kutoarjo di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/7/2014). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) II Bandung memperkirakan puncak arus mudik kereta terjadi H-2 Lebaran, Sabtu (26/7/2014), dengan jumlah pemudik yang menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur total sudah mencapai lebih dari 16.559 orang. PT KA juga telah mengoperasikan KA tambahan tujuan Bandung-Kutoarjo yang

Lebaran 2015 untuk tiket arus balik kereta dari Jogja masih tersedia banyak.

Harianjogja.com, JOGJA - Tiket kereta api untuk arus balik lebaran keberangkatan dari Daerah Operasi VI Jogja menuju sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya masih banyak tersedia.

"Mulai hari ini pukul 00.00 WIB, penumpang sudah bisa melakukan pembelian tiket untuk keberangkatan sampai dengan 19 Juli atau 'H2+1' Lebaran. Namun, hingga saat ini, okupansi penumpang masih sangat kecil. Tiket masih tersedia cukup banyak," kata Manager Corporate Communications PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Gatut Sutiyatmoko, Senin (20/4/2015).

Tiket arus balik yang sudah habis dipesan oleh masyarakat untuk keberangkatan 19 Juli adalah tiket dengan harga murah, sedangkan tiket dengan harga yang lebih mahal masih banyak tersedia.

Di setiap gerbong, PT KAI memberlakukan perbedaan skema tiket berdasarakan posisi tempat duduk. Tempat duduk di dekat pintu masuk atau keluar diberi harga lebih murah dibanding tiket untuk tempat duduk dengan posisi di bagian tengah gerbong.

"Posisi tempat duduk di bagian tengah dinilai lebih nyaman, sehingga harganya lebih mahal. Petugas reservasi pun selalu menawarkan tiket dengan harga lebih murah terlebih dulu," ucapnya.

Ia memperkirakan, pembelian tiket arus balik dari Daerah Operasi VI baru mulai ramai pada Selasa (21/4/2015) untuk keberangkatan 20 Juli atau "H2+2" Lebaran Idul Fitri 2015 yang juga diperkirakan menjadi puncak arus balik dari Yogyakarta dan Solo.

Sedangkan tiket untuk arus mudik menuju ke Jogja dari beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung sudah hampir habis dipesan. Bahkan tiket untuk keberangkatan pada hari-hari tertentu sudah habis.

Gatut menyarankan agar masyarakat tetap membeli tiket di loket atau agen resmi, atau melalui pembelian tiket secara "online" atau daring. Tiket untuk keberangkatan 20 Juli sudah bisa dipesan pada Selasa (21/4/2015) pukul 00.00 WIB.

"Mungkin saja masyarakat kesulitan mengakses aplikasi reservasi tiket secara online karena banyak masyarakat yang juga mengaksesnya pada saat yang bersamaan. Kami akan coba kuatkan sistemnya. Yang penting, coba saja terus," tuturnya.

Ia menyebut, praktik percaloan selama angkutan lebaran sudah banyak berkurang dengan penerapan kebijakan nama penumpang di tiket harus sama dengan nama penumpang yang diberangkatkan.

"Petugas di pintu masuk akan selalu mengecek tiket penumpang untuk memastikan kesamaan nama penumpang yang akan berangkat," ujarnya.

Pemberlakukaan zonasi di stasiun, lanjut Gatut juga cukup efektif, terlebih mulai 1 April sudah ditetapkan grafik perjalanan kereta yang baru.

"Masih ada satu atau dua penumpang yang salah jadwal. Bahkan ada penumpang yang salah kereta. Mungkin karena ia belum terbiasa naik kereta," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis