Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
UN SMP 2015 siap dihadapi oleh ribuan pelajar di Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Edi Heri Susana menyatakan, sebanyak 11.000 siswa siswi SMP/ MTs siap mengadapi ujian nasional (UN) yang akan diselenggarakan pada 4-6 Mei mendatang.
Edi mengatakan, 11 ribu siswa itu terdiri dari 66 SMP/ Mts se-Kota Jogja. "Persiapan sudah matang, latihan-latihan cukup," kata dia saat ditemui usai menghadiri pameran tanaman hidroponik di Markas Kodim 0734 Jogja, Minggu (26/4/2015).
Selain kesiapan pelajar, Edi memaparkan, disdikpora Kota Jogja juga sudah menyiapkan tahapan jelang UN, baik daftar pengawas, sub rayon (pokja). "Tahapan sudah on the track," katanya.
Edi juga menyatakan, ujian nasional tahun ini semua berbasis paper based test (PBT). Pemerintah Kota Jogja akan mengusulkan UN SMP berbasis komputer atau computer based test (CBT). Ada enam SMP Negeri yang diajukan untuk ujian berbasis komputer, tahun depan.
Usulan tersebut diakui Edi segera dimasukkan dalam APBD 2015 untuk pengadaan komputer dan laboratorium serta jaringan internet. Ia meyakini ujian berbasis komputer lebih mudah dan efesien .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.