BENCANA DI SLEMAN : Kerugian Akibat Hujan Deras Capai Rp18 Miliar

Sunartono
Sunartono Rabu, 29 April 2015 08:19 WIB
BENCANA DI SLEMAN : Kerugian Akibat Hujan Deras Capai Rp18 Miliar

Jembatan Turi, Sleman ambrol pada Rabu (22/4/2015). (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)

Bencana di Sleman menyebabkan kerugian total hingga Rp18 miliar

Harianjogja.com, SLEMAN - Kerugian material akibat hujan deras yang terjadi di Kabupaten Sleman pekan lalu mencapai Rp18 miliar. Setelah didata, titik kerusakan itu berada di 13 kecamatan di Sleman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Juli Setiono menjelaskan kerugian akibat cuaca buruk yang terjadi pada Rabu (22/4/2015) pekan lalu mencapai Rp18 miliar.

Sebagian besar terjadi pada kerusakan infrastruktur atau fasilitas umum. Seperti kerusakan jalan, jembatan, gorong-gorong, talud, bendungan dengan total pada 70 titik di Sleman.

Status infrastruktur itu bermacam-macam, mulai dari fasilitas yang dibangun pihak desa, kabupaten hingga propinsi. Jenis kerusakan itu banyak disebabkan karena banjir atau meluapkan arus sungai di Sleman.

Selain infrastruktur lanjutnya, kerusakan lain menimpa pada 27 rumah warga yang masuk kategori rusak ringan dan berat. Selain karena banjir kerusakan rumah warga juga disebabkan karena angin kencang.

"Kerugiannya, sementara Rp18 miliar, itu terjadi hanya dalam satu malam saja. Karena saat itu ada angin kencang banjir dan longsor lebih dari 70 titik kerusakan sebagian besar infrastruktur," terangnya Selasa (28/4/2015).

Juli menambahkan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga itu terjadi di 13 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Sleman. Dengan urutan terparah mulai dari Kecamatan Pakem, Turi, Depok dan Berbah serta lainnya. Dampak lain di beberapa titik terdapat sumur yang menjadi sumber kebutuhan air bersih warga harus disedot karena terkena luapan banjir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online