BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Lebaran diprediksi digelar serentak pada 2020.
Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid, Yunahar Ilyas memprediksi lebaran Idul Fitri dan Idul Adha akan serentak mulai 2020 mendatang. Prediksi itu sesuai dengan hitungan hisab versi pemerintah maupun Muhammadiyah.
"Berita gembira menurut hisab, keadaan sama itu akan terjadi lima tahun dari tahun ini. [Penetapan]puasa, Idul Fitri dan Idul Adha sama," kata Yunahar seusai jumpa pers menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-29 dan Rakernas Majelis Tarjih dan Tajdid di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Cikditiro, Jogja, Senin (18/5/2015)
Untuk Idul Fitri tahun ini, kata dia, juga diprediksi sama dengan pemerintah, kecuali Idul Adha. Yunahar mengatakan masih akan ada perbedaan dalam menetapkan Idul Adha.
Yunahar menyatakan, Muhammadiyah tak terlalu mempersoalkan berbeda dengan pemerintah dalam menetapkan Idul Adha. Yang ia khawatirkan justri berbeda dengan Arab Saudi, karena berkaitan dengan puasa Arafah. "Yang menetapkan tanggal 9 Zulhijah itu kan Arab Saudi," kata dia.
Menurut Yunahar, yang membedakan penetapan Idul Adha antara Muhammadiyah, Pemerintah dan Arab Saudi adalah soal menentukan hilal (matahari). Arab Saudi acuannya adalah rukyat murni. Ia mencontohkan, jika tiga orang sudah melihat hilal dan disumpah, tak peduli berapa derajat hilal yang terlihat, maka akan ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Sementara pemerintah Indonesia, acuannya selain rukyat hilal, pemerintah masih menggunakan hisab dan menetapkan batasan dua derajat hilal yang terlihat. "Maka jika ada yang melihat hilal namun secara astronomi masih belum sampai dua derajat, kesaksiannya tidak akan diterima," jelas Yunahar.
Diketahui, selama ini penetapan awal puasa, syawal dan Idul Adha kerap terjadi perbedaan. Baik pemerintah maupun beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Indonesia memiliki acuan masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sekitarnya. BMKG menyebut gempa dangkal dipicu aktivitas Sesar Opak dan tak berpotensi tsunami.