Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Pemudik dengan tujuan Jawa Timur menunggu bus di Terminal Tirtonadi Solo sisi timur, Selasa (21/7/2015). (Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos)
Urbanisasi usai lebaran dilakukan ratusan warga Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Ratusan warga Bantul mulai berurbanisasi ke sejumlah kota besar di Indonesia menyusul momen Lebaran tahun ini.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul Fenti Yusdayati mengatakan, sepanjang bulan ini atau bulan Lebaran tercatat sebanyak 310 warga Bantul yang pindah ke luar daerah.
Sebagian besar pindah ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Sejumlah wilayah tersebut dikenal sebagai sentra industri yang merekrut banyak tenaga kerja. "Meski banyak pula yang pindah luar daerah masih dalam DIY namun banyak juga yang pindah ke Jabodetabek," ungkap Fenti Yusdayati, Jumat (25/7/2015).
Pada momen Lebaran, jumlah warga yang bermigrasi karena merantau ke luar daerah kerap meningkat. Kondisi tersebut menurut Fenti membawa dampak positif dan negatif. Di satu sisi membantu ekonomi keluarga bagi yang bekerja, namun cenderung merugikan daerah bila perantau kebanyakan usia produktif yang sejatinya dapat membangun daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.