Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Foto ilustrasi pemungutan suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara)
Pilkada Sleman membuka pendaftaran untuk [emantau, namun belum ada yang berminat
Harianjogja.com, SLEMAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman sudah membuka pendaftaran pemantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sejak Mei lalu. Namun hingga kini belum satu pun pihak yang berminat mendaftarkan diri.
Menurut Komisioner KPU Sleman Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Indah Sri Wulandari, hingga saat ini baru satu lembaga yang mengambil formulir, yakni Majelis Tafsir Al Quran. Namun formulir tersebut juga belum dikembalikan.
“Katanya MTA mau menempatkan pemantau di tiap kecamatan. Tapi sampai sekarang juga belum ada kepastian karena formulirnya belum kembali," katanya, Minggu (13/9/2015).
Pendaftaran tim pemantau Pilkada akan ditutup 2 November mendatang. Pendaftar harus berbentuk lembaga, independen dan jelas menyebutkan sumber pendanaan dari mana. Selain itu, kata Indah, lembaga yang mendaftar harus terakreditasi. Pihak yang bertugas mengakreditasi adalah KPU Kabupaten.
"Tugasnya [pemantau pilkada] memantau pelaksanaan Pilkada. Terserah mau mantau tahapan yang mana. Boleh saat pemungutan suaranya atau tahapan lainnya. Kalau mantau pemungutan suara, harus di luar dan tidak boleh mengganggu proses sampai rekapitulasi suara," kata Indah.
Pada prinsipnya yang dilakukan pemantau harus sesuai dengan peraturan KPU.
Tim pemantau akan melaporkan jika ada indikasi kecurangan selama pilkada, seperti money politik atau kampanye terselubung oleh calon pasangn (paslon).
Menurut Indah, keberadaan tim independen pemantau Pilkada ini bersifat tidak wajib. Dalam Peraturan KPU (PKPU) juga tidak mengatur harus ada pemantau Pilkada.
Pada pemilu sebelumnya, banyak lembaga yang mendaftar sebagai tim pemantau. Sebagian besar berasal dari lembaga yang didanai pihak asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.
Aston Villa juara Liga Europa setelah kalahkan Freiburg 3-0. Bek berdarah Indonesia, Ian Maatsen, turut merayakan gelar juara bersama skuad asuhan Unai Emery.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.