AS Roma Pesta 4-0 atas Fiorentina, Malen Cetak Hattrick
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Radar cuaca di Pos Klimatologi Jalan Kabupaten KM. 5,5 Duwet, Sedangadi, Mlati, Sleman, Senin (21/9). Radar ini akan segera dioperasikan untuk mendeteksi cuaca di seluruh DIY. (JIBI/Harian Jogja/SunartoRadar cuaca di Pos Klimatologi Jalan Kabupaten KM. 5,5 Duwet, Sedangadi, Mlati, Sleman, Senin (21/9). Radar ini akan segera dioperasikan untuk mendeteksi cuaca di seluruh DIY. (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)no)
Ramalan cuaca di DIY dapat diamati dengan bantuan radar cuaca.
Harianjogja.com, SLEMAN - Masyarakat DIY bakal dimudahkan untuk mendapatkan info terkini terkait prakiraan cuaca. Radar cuaca telah dibangun di Jalan Kabupaten KM. 5,5 Duwet, Sedangadi, Mlati, Sleman. Dari sinilah cuaca seluruh DIY dapat terdeteksi secara akurat.
Peralatan radar cuaca disimpan pada sebuah bangunan dengan konstruksi segi delapan. Bangunan tersebut tampak memiliki tiga lantai dengan paling atas terdapat simbol berukuran besar menyerupai bola dunia. Bangunan itu berada di sisi selatan dalam satu area perkantoran Pos Klimatologi juga baru dibangun yang kini masih menginduk di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja.
Kepala BMKG Jogja Tony Agus Wijaya menjelaskan, pembangunan fisik radar cuaca telah selesai berikut area perkantoran pos klimatologi. Sejumlah personel juga mulai disiapkan di pos tersebut untuk keberlangsungan beroperasinya radar cuaca. Pembangunan radar itu dilakukan langsung oleh pemerintah pusat bersama dengan sejumlah daerah lain di Indonesia, sehingga ia tidak mengetahui secara pasti jumlah anggarannya.
"Pelaksanaan pembangunan dan anggaran sepenuhnya dari pusat. Kami di daerah hanya memanfaatkannya untuk mengamati cuaca lebih baik," ungkapnya kepada Harianjogja.com, Senin (21/9/2015).
Proses pembangunan radar cuaca pekan ini memasuki tahap pengujian setelah seluruh peralatan baik hardware maupun software telah tersedia. Jika tidak ada kendala maka pada bulan Oktober 2015 bisa dioperasikan dan pada Nopember akan diresmikan.
"Saat ini sedang uji coba peralatan. Rencana bulan November akan diresmikan," ujarnya.
Mantan Kasi Data dan Informasi BMKG Jogja ini menambahkan radar cuaca itu mampu menjangkau area hingga 100 kilometer dari titik lokasi penempatan radar di Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman. Keberadaanya diharapkan dapat memberikan informasi secara update dan akurat tentang cuaca di wilayah DIY sehingga bisa disebarkan ke masyarakat. Mengingat sebelumnya, radar terdekat dari wilayah DIY hanya ada di Semarang, Jawa Tengah. Itu pun tidak bisa mendapatkan hasil data yang akurat karena kondisinya jauh dan terhalang Gunung Merapi.
Secara umum sistem kerja radar cuaca melalui pelepasan gelombang radio. Sistemnya dapat mendeteksi kumpulan awan maupun konsentrasi air pada titik-titik wilayah tertentu. Keberadaan awan maupun air tersebut bisa diolah untuk kemudian menjadi hasil prakiraan cuaca untuk dijadikan sebagai referensi dalam melakukan antisipasi. Radar cuaca juga sangat dibutuhkan untuk penerbangan serta mitigasi bencana.
"Kalau misalnya kondisi cuaca ekstrim bisa didapatkan data secara detail sebagai bahan antisipasi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Avengers Endgame Encore tayang di Indonesia mulai 25 September 2026 dengan materi tambahan 4 menit serta perubahan visual dan dialog
Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan tak langsung datang ke NTT usai gempa M7,7. Ia tak ingin pejabat daerah sibuk menjemput dan fokus warga terganggu.
KPK menggeledah Rektorat Unsoed dan sejumlah rumah tersangka kasus dugaan korupsi PMB jalur Mandiri. Penyidik menyita dokumen dan bukti elektronik.
DPRD) Klaten menggelar rapat paripurna dengan agenda pemungutan dan penghitungan suara calon Wakil Bupati (Wabup) Klaten sisa masa jabatan 2025-2030
Pemkot Jogja memadukan CKG dengan skrining TB untuk menemukan kasus secara dini, menyasar anak kelompok rentan, kontak erat pasien, dan warga berisiko.