IDULADHA 2015 : Tidak Sampai 5 Menit Gunungan Grebeg Besar Ludes

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 24 September 2015 18:20 WIB
IDULADHA 2015 : Tidak Sampai 5 Menit Gunungan Grebeg Besar Ludes

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Warga berebut gunungan dalam upacara Grebeg Idul Adha 1435H atau tahun Alip 1947/2014 M di kompleks Masjid Gedhe Kauman, Keraton Ngayogyakarta, Yogyakarta, Sabtu (05/10/2014). Tradisi Grebeg Besar yang merupakan bagian dari peringatan Idul Adha yang dilaksanakan oleh Keraton Ngayogyakarta sebagai simbol pemberian raja kepada rakyatnya. Warga maupun wisatawan antusias menikmati sajian tradisi upacara adat keraton tersebut.

Iduladha 2015 berupa gunungan menjadi incaran pengunjung.

Harianjogja.com, JOGJA-Setidaknya tiga dari lima gunungan berisi sayur mayur dan apem yang dibawa ke Masjid Gedhe Kauman, Jogja, Kamis (24/9/2015), ludes diperebutkan warga hanya dalam hitungan menit. Bahkan gunungan itu menjadi rebutan sebelum selesai didoakan oleh penghulu Kraton.

Ratusan warga sudah menunggu sejak pagi hari untuk mendapatkan bagian dari hasil bumi tersebut dengan berbagai alasan. Mulai dari mencari keberkahan, ada yang untuk sesajen. Namun ada juga untuk dimakan, bahkan ada yang hanya untuk disimpan sebagai kenang-kenangan.

Lima gunungan isi sayuran dan apem mulai dikeluarkan dari Kraton sekitar pukul 10.00 WIB. Gunungan tersebut dikawal dengan empat gajah dan ratusan prajurit Kraton. Tiga gunungan kemudian dibawa ke Masjid Gedhe Kauman, Jogja. Ketiga gunungan itu dinamakan gunungan Lanang, Gunungan Putri, dan Gunungan Pepak.

Sementara dua gunungan lagi, yakni gunungan Darat dan gunungan Pawuhan diarak masing-masing ke Puropakualaman dan ke kantor Pemda DIY di Kepatihan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online