HARGA KEBUTUHAN POKOK : Iduladha Tak Pengaruhi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 26 September 2015 17:40 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Iduladha Tak Pengaruhi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar

Seorang pembeli tengah memilih dagangan dilapak pedagang sembako di Pasar tradisional Piyungan. Pada hari pertama berlakunya harga baru BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok untuk non-pabrikan sudah mulai berguguran seperti sayuran, daging, telur, beras dan cabai. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)

Harga kebutuhan pokok di pasar tidak terpengaruh oleh Iduladha

Harianjogja.com, JOGJA- Perayaan Iduladha rupanya tidak banyak memengaruhi harga komoditas di pasaran. Harga komoditas kebutuhan masyarakat masih stabil. Hanya beberapa komoditi saja yang mengalami kenaikan dan penurunan harga.

Dari pantauan Harian Jogja di pasar tradisonal pada Jumat (25/9/2015), harga komoditas daging ayam naik tipis Rp500 per kilogram (kg). Harga daging ayam kembali dijual Rp28.000 per kg padahal sebelum Iduladha harganya sempat turun Rp27.500 per kg. Berbeda dengan daging ayam, harga telur ayam broiler justru mengalami penurunan Rp150 per kg. Dari sebelumnya Rp18.250 per kg menjadi Rp18.100 per kg.

Untuk komoditas cabai, mulai ada perubahan. Harga cabai merah keriting yang awalnya hanya dipatok Rp20.000 per kg saat ini naik menjadi Rp23.000 per kg. Sementara, untuk cabai rawit hijau dipatok Rp25.000 per kg dan merah Rp34.000 per kg. Pasokan cabai yang mulai terbatas karena banyak dijual di luar DIY kemungkinan menjadi penyebabnya.

“Pasokan cabai berkurang karena tengkulak banyak yang memilih menjual cabai ke luar DIY. Harga di luar katanya lebih bagus. Biasanya dipasok lima kuintal, jadi hanya empat kuintal saja,” ujar Tini, penjual sayuran di Pasar Beringharjo, Jumat kemarin.

Sementara, komoditas bawang masing-masing dipatok Rp13.000 per kg untuk bawang merah dan Rp20.000 per kg untuk bawang putih. Harga komoditas ini cukup stabil baik sebelum maupun sesudah Iduladha. Pasokan pun masih terbilang lancar dan tidak ada kendala.

Untuk harga komoditas gula pasir juga turun rata-rata Rp200 per kg. Dari sebelumnya Rp11.300 menjadi Rp11.100 per kg. Berbeda dengan gula pasir, komoditas minyak goreng sawit mengalami sedikt kenikan dari sebelumnya Rp9.800 menjadi Rp10.100 per liter atau naik rata-rata Rp300 per liter.

Begitu juga dengan komoditas beras. Saat ini, harga jual beras IR I dipatok Rp10.300 dan IR II Rp9.550 per kg. “Secara umum, harga masih stabil. Kalaupun ada perubahan hanya sedikit, tidak signifikan. Yang belanja juga biasa-biasa saja,” ujar Sumarmo, salah seorang penjual kebutuhan masyarakat di Pasar Beringharjo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online