HAJI 2015 : Jamaah Haji dari DIY Mulai Bergerak Pulang 7 Oktober, Tak Ada yang Hilang

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 01 Oktober 2015 14:20 WIB
HAJI 2015 : Jamaah Haji dari DIY Mulai Bergerak Pulang 7 Oktober, Tak Ada yang Hilang

Haji 2015 dari DIY akan mulai bergerak pulang pada 7 Oktober

Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kantor Kementrian Agama Wilayah DIY, Aidi Johansyah memastikan tidak ada jemaah haji asal DIY yang hilang atas tragedi Mina, Arab Saudi, beberapa waktu lalu. Kecuali seorang jemaah atas nama Ardani Ali Sirodj yang meninggal akibat tragedi tersebut.

Ardani merupakan warga Kenteng, Nogotirto, Gamping, Sleman. Yang bersangkutan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Hajar Aswad, kelompok terbang 29 SOC (Solo). Sementara korban luka dari tragedi jatuhnya alat berat proyek atau crane di Masjidil Haram dari DIY juga seorang yakni Umi Dalijah. Warga Jragung, Jogotirto, Berbah, Sleman tercatat dalam KBIH Aisyiyah, Kloter 24 SOC.

Adapun dua jemaah meninggal karena sakit. Keduanya adalah Winarni Sastro Wiyono, warga Kedungpring, Dawuran, Pleret, Bantul. Yang bersangkutan tercatat dari KBIH. Arofah, Kloter 25 SOC. Kemudian Sriyana Marja Sriyono, warga Rowulu, Sidokerto, Godean, Sleman. Ia dari Kloter 27 SOC.

Menurut Aidi, data terakhir jemaah haji asal Indonesia yang meninggal akibat tragedi Mina berjumlah 57 orang, sementara 82 jemaah lainnya masih belum pulang ke maktab atau pemondokan.

Ia mengatakan jemaah haji DIY mulai bergerak pulang ke kampung halaman pada 7 Oktober mendatang, didahului kloter 23 melalui Bandara Adisumarmo, Solo, Jawa Tengah.

Ia berharap tidak ada kendala dalam kepulangan jemaah haji DIY, termasuk keterlambatan kedatangan, seperti yang dialami jemaah haji Solo, yang telat satu jam kedatangannya. "Ada delay satu jam tapi tidak ada masalah," kata Aidi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online