Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Ilustrasi (Backgroundpictures.org)
Kebakaran Kulonprogo di sebuah desa mengenai penyebab sedang diselidiki.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sebuah lahan jati di Dusun Kagok, Desa Banjarasri, tiba-tiba terbakar. Satu unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api.
"Lahan tersebut milik perseorangan bukan milik perhutani. Tapi sampai saat ini kami masih mencari tahu penyebabnya," ujar Kapolsek Kalibawang Kompol Joko Sumarah, Selasa (6/1/2015).
Joko mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Upaya pemadaman kebakaran dilokasi cukup sulit. Kondisi medan yang menanjak dan kurangnya penerangan sementara hanya dapat dimasuki satu unit mobil damkar. Bahkan, lokasi tersebut hanya dapat dijangkau kendaraan yang sudah berpengalaman melewatinya.
Lebih lanjut Joko menambahkan, lokasi kebakaran sebagian besar adalah semak belukar. Sampai saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
"Kami juga sudah melakukan pemantauan, terkait keselamatan warga. Untungnya, lokasi kebakaran agak jauh dari pemukiman," jelas Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi jebol. Hiswana Migas DIY mendorong subsidi tepat sasaran agar pasokan gas melon tetap aman.
Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal dan masih di atas normal. Masyarakat diminta tak beraktivitas dalam radius 3 km.