73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Ilustrasi Ibadah Haji (JIBI/Solopos/Antara)
Haji 2015 dari Jogja yang pulang dinyatakan selamat dan sehat.
Harianjogja.com, JOGJA-Kedatangan jemaah haji asal Jogja menjadi kado bagi ulang tahun Jogja. Sebanyak 382 jemaah haji yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), 23 dan 25 SOC kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Penyambutan kloter pertama yang terdiri dari 352 jamaah haji diadakan di Balaikota Jogja, Rabu (7/10/2015) sore. Walikota Jogja Haryadi Suyuti menyampaikan secara langsung ucapan selamat datang dan memberi arahan kepada para keluarga jemaah haji supaya tertib. Menurut Haryadi, kedatangan jemaah haji asal Jogja menjadi kado pada Hari Ulang Tahun (HUT) Jogja ke-259.
"Bersyukur semua berangkat selamat dan kembali dengan selamat," ujarnya.
Sunardi Syahuri, pendamping haji, menuturkan, seluruh jemaah haji asal Jogja sehat dan jika sakit hanya sakit biasa.
"Hanya flu dan batuk, tidak ada yang parah," ujarnya.
Rencananya, kloter 25 SOC yang membawa 30 jemaah haji asal Jogja datang pada Kamis (8/10/2015) dini hari.
Salah satu jamaah haji, Tuminem, 60, warga Pengok, mengaku senang dapat kembali ke Jogja dengan selamat. Ia mengatakan tidak menemui kendala berarti saat menunaikan ibadah haji.
Perempuan yang masuk daftar tunggu keberangkatan haji sejak lima tahun lalu ini juga bercerita kejadian crane roboh di Masjidil Haram terjadi sebelum ia sampai di lokasi tersebut. Sedangkan peristiwa lempar jumroh terjadi saat ia sudah selesai melakukannya.
"Saya juga sudah dicek kesehatannya dan dalam dua minggu ini harus kontrol ke puskesmas," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi jebol. Hiswana Migas DIY mendorong subsidi tepat sasaran agar pasokan gas melon tetap aman.
Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal dan masih di atas normal. Masyarakat diminta tak beraktivitas dalam radius 3 km.