BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 dalam DTSEN, Ini Kriterianya
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
HarianJOgja/Gigih M. Hanafi Pengendara motor melintas di jalan Kapas, Jogja, Rabu (15/4). Sejak di berlakukan menjadi jalur satu arah, bahu jalan di jadikan tempat parkir yang menyebabkan jalan menyempit.
Lalu lintas Jogja untuk jalan satu arah akan ditambah.
Harianjogja.com, JOGJA-Jalan Gambiran yang terletak di Kecamatan Umbulharjo dikaji untuk penerapan jalan satu arah. Pengkajian yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Jogja 2015 ini ditargetkan selesai pada akhir tahun.
Seperti yang diketahui, penerapan jalan satu arah sudah dilakukan di Jalan Profesor Yohanes dan C. Simanjuntak pada tahun ini. Beberapa waktu lalu juga muncul wacana penerapan kebijakan tersebut di di Jalan Prawirotaman, Tirtodipuran, Lempuyangan, dan AM Sangaji.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja Wirawan Haryo Yudo mengatakan kajian penerapan jalan satu arah dilakukan dengan melibatkan tim ahli dari berbagai bidang, seperti praktisi kebijakan manajemen lalu lintas, peneliti, serta akademisi.
Menurut dia, penerapan jalan satu arah perlu dilakukan untuk meminimalkan kepadatan arus lalu lintas. Pasalnya, di kawasan tersebut tidak memungkinkan melakukan perluasan jalan mengingat kondisi di tepi jalan berupa permukiman padat penduduk.
Diuraikannya, beberapa aspek yang dipertimbangkan untuk penerapan jalan satu arah, antara lain, area permukiman warga, sebaran usaha di tepi jalan, tingkat kepadatan di ruas jalan tertutup, dan sebagainya.
“Tergantung hasil kajian seperti apa, tetapi yang jelas realisasi baru dilakukan tahun depan secara bertahap,” tutur Wirawan, Jumat (6/11/2015).
Kepala Dinas Permukiman Prasarana dan Wilayah (Kimpraswil) Jogja Toto Suroto membenarkan Jalan Gambiran berpotensi dibuat satu arah dan saat ini ia sedang menyelesaikan pengaspalan dan pembuatan saluran air hujan di wilayah tersebut.
“Jalan tidak terlalu lebar sekitar lima meter dan lebih sering digunakan ke arah selatan menuju Terminal Giwangan,” ujarnya. Kendati demikian, ia belum dapat memastikan secara teknis karena kewenangan merupakan ranah Dishub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).