DPRD Gunungkidul Minta Bantuan Air Bersih Lebih Merata
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Suasana Debat Publik Cabup dan Cawabup Pilkada 2015 Gunungkidul, di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Sabtu (31/10/2015) malam. (Harian Jogja/Uli Febriarni)
Pilkada Gunungkidul menggelar debat tahap kedua
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul menggelar debat calon kepala daerah putaran kedua di Studio Jogja TV, Sabtu (14/11/2015). Debat yang menghadirkan calon wakil bupati ini dipandang lebih seru ketimbang debat calon bupati di putaran pertama lalu.
Meski bertempat di ruangan tertutup dan jumlah pendukung masing-masing calon dibatasi sepuluh orang saja, tak mengurangi kemeriahan debat. Secara keseluruhan kegiatan tersebut dapat berjalan aman dan lancar.
Salah seorang warga Dusun Budegan, Piyaman, Wonosari Anjar Ardityo mengaku menyempatkan diri melihat debat calon kepala daerah putaran kedua untuk mengetahui visi misi yang dimiliki. Menurut dia, adu argumen antar calon wakil bupati ini lebih hidup ketimbang pelaksanaan debat calon bupati yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Sabtu (31/10/2015) lalu.
“Perasaan saya lebih seru yang sekarang [debat cawabup]. Visi misi yang disampaikan juga lebih jelas,” kata Anjar, Minggu (15/11/2015).
Dari seluruh sesi dalam debat yang digelar, dia mengakui paling senang saat peserta saling lempar pertanyaan. Di sesi inilah bisa diketahui bagaimana kapasitas dan kemampuan keempat cawabup. “Saya kira semua punya kapasitas. Tapi untuk pilihan, saya masih merahasiakannya,” ujarnya.
Hal tak jauh berbeda juga diungkapkan warga Wonosari lainnya, Heri Susanto. Menurut dia, cawabup memiliki kemampuan yang lebih sehingga bisa menjawab segala pertanyaan dengan jelas padat dan sesuai dengan waktu yang diberikan. “Bagus dan semua juga saling menghormati sehingga suasananya tetap kondusif,” kata Heri.
Menanggapi debat yang berlangsung Sabtu malam, Ketua KPU Gunungkidul Mohammad Zainuri Ikhsan mengaku menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat. Berbagai tanggapan yang muncul merupakan bagian dari pendidikan politik dalam pilkada.
“Untuk tanggapan saya tidak akan berkomentar dan biarlah masyarkat yang menilai,” kata Ikhsan, kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
KPK menerbitkan sprindik baru pada 22 September 2026 untuk pengembangan kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
SPPG Patalan 2 Bantul ditutup permanen oleh BGN setelah dua kali kasus keracunan menimpa siswa dan guru penerima manfaat MBG.
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Karhutla di Bukit Stampol TNGR Lombok Utara menghanguskan 127 hektare lahan. BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak.