PENCURIAN SLEMAN : Mahasiswa Curi Helm di Kampus, Hasil Penjualan untuk Jajan

Sunartono
Sunartono Kamis, 19 November 2015 10:20 WIB
PENCURIAN SLEMAN : Mahasiswa Curi Helm di Kampus, Hasil Penjualan untuk Jajan

Pemilik usaha jasa cat helm, Bambang Prasetyo, 28, menyelesaikan pewarnaan helm di bengkel cat motor di Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/10/2014). Pewarnaan helm dengan teknik graffiti tersebut dikenai tarif Rp45.000-Rp60.000 per helm tergantung tingkat kesulitan gambar. Bambang mengaku mampu mengerjakan dua buah helm dalam satu hari. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)

Pencurian Sleman terungkap di Kampus UNY.

Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah (PBD) Fakultas Bahasa dan Seni UNY, Muhammad Hendry Setiawan dihajar massa hingga menderita luka memar karena tertangkap basah mencuri helm di kawasan parkir Gedung Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) kampus Karangmalang, Depok, Sleman, Rabu (18/11/2015). Tetapi polisi langsung melepaskan pelaku.

Tersangka Hendry mengaku lebih dari delapan kali mencuri helm di kampusnya. Hasil curian langsung dijual kepada seorang teman. Uangnya kemudian dipakai untuk jajan. Menurut dia, saat ini dalam proses mengerjakan skripsi.

"Ambilnya di sekitar kampus saja, karena dulu helm saya sering hilang," ucap dia.

Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur AKP Eka Andi Nursanto menyatakan, tersangka akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) dan tidak ditahan. Alasannya, karena sesuai dengan Perma 2/2012 bahwa pencurian dengan kerugian di bawah Rp2,5 juta hanya dikenakan tipiring.

"Meski nanti barang buktinya banyak dikenakan tipiring berkali-kali. Karena dia mengambilnya tidak secara paksa atau tidak dengan merusak," urainya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online