PENCABULAN SLEMAN : Mahasiswa Psikologi Ditangkap Usai Melakukan Tindak Asusila

Sunartono
Sunartono Jum'at, 04 Desember 2015 06:20 WIB
PENCABULAN SLEMAN : Mahasiswa Psikologi Ditangkap Usai Melakukan Tindak Asusila

Ilustrasi pencabulan (JIBI/Solopos/Dok)

Pencabulan Sleman kali ini dilakukan seorang mahasiswa.

Harianjogja.com, SLEMAN - IFS, 19, seorang mahasiswa Jurusan Psikologi salahsatu perguruan tinggi harus berurusan dengan petugas Reskrim Polsek Kalasan, Kamis (3/12/2015) pagi. IFS melakukan tindak asusila terhadap dua wanita pengendara motor di Jalan Jogja - Solo, Kalasan, Sleman.

IFS diketahui merupakan warga Saptosari, Gunungkidul. Sedang dua wanita yang menjadi korbannya adalah PJ, 23, asal Ngawen, Gunungkidul dan NV, 20, warga Klaten, Jawa Tengah.

Panit Reskrim Iptu I Wayan Mandra menjelaskan, tindak asusila dilakukan IFS dengan memegang alat vital korbannya. Tindakan pertama dilakukan terhadap PJ di kawasan Jalan Solo Km. 11 Juwangen, Purwomartani, Kalasan. Melaju dari arah barat ke timur menggunakan motor Honda Revo, IFS memepet PJ lalu meremas dadanya.

"Saat itu korban kaget dan berteriak," terangnya, Kamis (3/12/2015).

Setelah itu, di jalur yang sama, IFS kembali melakukan tindakan serupa setibanya di kawasan Proliman, Bogem, Tamanmartani, Kalasan. Kali ini giliran NV yang dadanya diremas ketika sama-sama mengendarai motor. Tak terima dengan perlakuan itu korban lalu mengejar IFS. Setelah dibantu warga, IFS berhasil ditangkap dan diserahkan ke Mapolsek Kalasan.

"Saat diperiksa keterangannya tak jelas, digeledah ditemukan enam butir pil [psikotropika], dia sudah makan lebih dahulu dua pil," imbuhnya.

IFS beralasan obat itu diberikan dokter karena kondisi kejiwaannya tak stabil. Meski kedua korban secara resmi melapor, namun kasus itu kemudian diselesaikan secara kekeluargaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online