BANDARA KULONPROGO : WTT Konsisten Menolak tapi Siap Berunding
Salah satu warga mengajukan pertanyaan dalam Sosialisasi Pengukuran dan Pematokan Lahan Lokasi Pembangunan Bandara baru di Balai Desa Glagah, Senin (23/11/2015). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Bandara Kulonprogo untuk warga yang kontra, tetap konsisten menolak.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pengurus dan perwakilan anggota Wahana Tri Tunggal (WTT) akan memenuhi undangan pertemuan bersama PT Angkasa Pura I, Pemda DIY dan Pemkab Kulonprogo, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY, Senin (14/12/2015).
Mereka akan membahas kelanjutan pengukuran dan pendataan lahan untuk rencana pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Pengukuran maupun pendataan lahan calon bandara selama ini memang mendapat penolakan dari WTT. Ketua WTT, Martono menegaskan, mereka masih tetap pada komitmen untuk menolak pembangunan bandara. Sikap tersebut bakal kembali disampaikan saat pertemuan yang rencanannya digelar di salah satu rumah makan di wilayah Wates, Kulonprogo.
“Pertemuannya seperti apa kami masih menunggu. Namun komitmen kami dari dulu sudah jelas menolak bandara, termasuk pengukuran lahan,” ungkap Martono, dikonfirmasi pada Minggu (13/12/2015).
Martono lalu memaparkan, anggota WTT yang akan menghadiri pertemuan itu berjumlah 20 orang. Mereka terdiri dari pengurus, para koordinator lapangan (korlap) dari setiap dusun, serta perwakilan warga penolak pembangunan bandara NYIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share