LONGSOR KULONPROGO : Dua Kandang Kambing Rusak Diterjang Longsor

Minggu, 13 Desember 2015 20:20 WIB
LONGSOR KULONPROGO : Dua Kandang Kambing Rusak Diterjang Longsor

Warga Dusun Gendu, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo bersama relawan dan petugas Polsek Girimulyo melakukan kerja bakti menyingkirkan tanah longsor yang mengancam rumah warga bernama Sukijo, Minggu (13/12/2015). Longsor terjadi pada Sabtu (12/12/2015) siang dan merusak kandang kambing milik Sukijo. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Longsor Kulonprogo terjadi setelah hujan deras melanda selama dua jam.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Bencana longsor terjadi di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Sabtu (13/12/2015). Longsor setidaknya mengancam empat rumah dan merusak dua kandang kambing milik warga.

Pantauan Harianjogja.com, Minggu (13/12/2015), longsor-longsor kecil tampak terjadi di beberapa tebing yang berdekatan dengan rumah warga dan jalan. Longsor cukup besar terjadi di Dusun Gendu, Desa Jatimulyo dan Dusun Gulu, Desa Giripurwo. Longsor di Dusun Gendu bahkan tidak hanya mengancam rumah warga, melainkan juga membuat jalan sepanjang 10 meter di wilayah tersebut rawan ambles.

Sukijo, warga Dusun Gendu mengungkapkan, longsor terjadi setelah hujan deras selama hampir dua jam pada Sabtu (13/12/2015) siang. Tebing setinggi 10 meter dengan lebar 20 meter longsor dan mengenai dinding rumahnya bagian pojok belakang. Meski rumahnya tidak mengalami kerusakan, kandang kambing di halaman belakang tidak terselamatkan.

Sukijo mengungkapkan, dia bersama dua anggota keluarga lain enggan mengungsi meski merasa khawatir dengan longsor susulan. Pria berusia 61 tahun mengaku bakal meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Sedangkan 13 ekor kambing miliknya akan ditempatkan di halaman rumah bagian lainnya untuk sementara sebelum kandang baru dibuat.

Sukijo lalu memaparkan, longsor juga mengancam dua rumah yang ada di atas tebing. Jarak kedua rumah tersebut dari tepi longsor diperkirakan lima hingga 10 meter. Namun, satu rumah diantaranya, yaitu milik Harjo Suwito, diketahui sudah tidak berpenghuni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online