PENYERANGAN PUSKESMAS : Petugas Puskesmas Kasihan 1 Trauma

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Selasa, 15 Desember 2015 20:55 WIB
PENYERANGAN PUSKESMAS : Petugas Puskesmas Kasihan 1 Trauma

Plt Kepala Puskesmas Kasihan I Aceng Mutholib saat menunjukkan membersihkan sisa-sisa pelemparan bom di garasi puskesmasnya, Senin (14/12/2015). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)

Penyerangan Puskesmas Kasihan 1 membuat petugas trauma

Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Dinas Kesehatan Bantul Maya Sintowati Pandji mengungkapkan, kejadian penyerangan di Puskesmas Kasihan 1 Bantul membuat trauma petugas Puskesmas. (Baca juga : http://solopos.com/?p=670776" target="_blank">PENYERANGAN PUSKESMAS : Puskesmas Kasihan Diteror, Pengamanan akan Ditingkatkan)

"Tapi meski trauma, pelayanan tetap berjalan seperti biasa," kata dia, Selasa (15/12/2015).

Jajarannya telah menyambangi Puskesmas Kasihan I pada Selasa dan memberikan pendampingan serta semangat pada petugas Puskesmas agar bekerja seperti biasa. Ihwal perkara pelemparan bom tersebut ia menyerahkannya ke kepolisian.

Dinas Kesehatan kini melakukan evaluasi menyeluruh atas layanan peminjaman ambulan di Puskesmas di Bantul. Menurut Maya, aset Puskesmas itu sejatinya dapat diakses siapa saja yang membutuhkan. "Hanya saja untuk pemakaian ada syarat yang harus dipenuhi," terang dia.

Ia berharap warga tidak merusak fasilitas di Puskesmas. Tindakan itu justru merugikan masyarakat sendiri. Terganggunya fasilitas Puskesmas dapat mengganggu layanan ke masyarakat.

Puskesmas Kasihan I pada Senin dinihari dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor. Bom molotov itu menyebabkan dua unit ambulan mengalami kerusakan di salah satu bagian kendaraan. Sebagian bodi mobil dua unit ambulan itu hangus terbakar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis