Jangan Asal Pasang Behel, Dokter Gigi Jelaskan Mitos dan Faktanya
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Pasangan calon nomor urut dua, Sri Purnomo-Sri Muslimatun (Santun) saat jumpa pers di rumah pemenangan Jaban, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Jumat (4/12/2015). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Hasil Pilkada Sleman disampaikan di Monjali kemarin.
Harianjogja.com, SLEMAN - Mengulang kesuksesan pada Pilkada 2010, Sri Purnomo kembali menjadi penguasa nomor satu di Kabupaten Sleman lima tahun mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menetapkan pasangan calon (paslon) Sri Purnomo - Sri Muslimatun sebagai pemenang Pilkada Sleman 2015. Keputusan itu disampaikan dalam pleno terbuka penetapan paslon terpilih di Aula Monumen Jogja Kembali (Monjali), Senin (21/12/2015).
Kemenangan jargon Santun ini dituangkan dalam berita acara KPU Nomor 588/BA./XII/2015 tentang penetapan paslon bupati dan wakil bupati terpilih.
Hasil rekapitulasi perhitungan suara, rival Sri Purnomo, yaitu Yuni Satia Rahayu dan Danang Wicaksana Sulistya hanya mengantongi 227.633 suara.
Sedangkan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun memperoleh 297.267 suara atau unggul 23,42 persen dari lawan.
Berbeda saat penetapan paslon sebelum kampanye berlangsung, kedua paslon hadir beserta rombongan dan sama-sama bersemangat. Namun ketika
penetapan pemenang kemarin pasangan Yuni - Danang tak tampak batang hidungnya. Penetapan itu hanya dihadiri kubu Sri Purnomo dan sejumlah
pejabat ditingkat Kabupaten Sleman. Padahal KPU Sleman mengundang semua paslon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.