LALU LINTAS KULONPROGO : Peningkatan Volume Kendaraan Hanya 2%, Ini Alasannya
Sejumlah kendaraan melintas di Jl. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/8/2014). Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo akan mengubah arus lalu lintas Jl. Diponegoro menjadi dua arah untuk mengatasi kemacetan di kawasan Pura Mangkunegaran. Rekayasa arus lalu lintas juga dilakukan di Jl. Teuku Umar dan Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Solo untuk mendukung tujuan serupa. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)
Lalu lintas Kulonprogo diprediksi tidak terlalu ramai.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kulonprogo, Nugroho mengatakan, persiapan menghadapi musim libur sekolah, natal, dan akhir tahun sudah dilakukan.
Di antaranya memeriksa kelayakan rambu lalu lintas, pengaspalan jalan rusak, hingga menyiapkan penerangan jalan umum (PJU). Puluhan personel Dishubkominfo Kulonprogo bakal disiagakan di posko keamanan dan memantau kelancaran lalu lintas.
Kendati begitu, Nugroho memperkirakan peningkatan volume kendaraan pada musim libur sekolah, natal, dan akhir tahun ini hanya sekitar 1-2 persen dibanding hari biasa. Titik rawan kemacetan cenderung terjadi di jalur obyek wisata saja. Kondisi itu bisa diatasi dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas.
“Peningkatan volume kendaraan relatif lebih sedikit karena tahun ini masyarakat diperkirakan lebih memilih bepergian dengan kereta api,” papar Nugroho kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share