Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Pesawat Golden Eagle jatuh, korban dimakamkan di TMP Kusumanegara.
Harianjogja.com, JOGJA-Isak tangis keluarga dan sahabat mengiringi prosesi pemakaman Kapten Penerbang Dwi Cahyadi di Tempat Pemakaman Pahlawan (TMP) Jalan Kusumanegara, Senin (21/12/2015).
Prosesi pemakaman didahului upacara militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Udara Adisucipto Marsekal Pertama Imran Baidirus, sekitar pukul 11.15 WIB.
Selama prosesi pemakaman Dwi Wanito Ambarsari, istri almarhum Dwi Cahyadi tak henti-hentinya menangis menyaksikan sang suami dimasukkan ke liang lahat. Meski berusaha tegar sambil terus mengusap air mata dengan kertas tissue, namun ibu dari dua anak ini sempat ambruk setelah menabur bunga dan memeluk nisan suaminya.
Ia kemudian dipapah menuju pendopo di komplek TMP. Usai siuman dan hendak dibawa pulang, Ambarsari kembali menghampiri makam suaminya yang sudah diuruk dengan tanah, lalu menangis dipusaran makam Dwi. Beberapa kerabat pun menenangkannya.
Kesedihan Ambarsari bisa dirasakan oleh semua yang hadir dalam prosesi pemakaman Dwi Cahyadi. Sang pilot yang menjadi andalan TNI Angkatan Udara itu gugur bersama Letnan Kolonel Marda Sarjono saat beraksi akrobatik jet tempur T50i Golden Eagle dalam Gebyar Dirgantara di Lanud Adisucipto, Minggu (19/12/2015).
Dwi Cahyadi pergi untuk selamanya meninggalkan isteri dan sua anaknya Ega, 5, dan Iyan, 2. Pria kelahiran 6 Juli 1984 itu menjadi taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 2005, salah satu lulusan terbaik Sekolah Penerbang angkatan 74. Kemudian ia bergabung di Lanud Iswahyudi Madiun.
Jabatan terakhir yang disandang Dwi Cahyadi adalah Komandan Flight Ops C Skuadron Usara 15 Wings 3 Lanud Iswahyudi. Pertama kali terbang solo, tanpa instruktur dengan T50i pada April 2014 di Lanud Adisumarmo, Solo, Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.