Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Awal tahun depan, Dinas Kebudayaan Kulonprogo akan mulai pisah dari Disbudparpora
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo akan dilantik 4 Januari mendatang.
Berkaitan dengan proses pengisian jabatan Kepala Dinas Kebudayaan yang akan segera dijalankan tahun 2016 mendatang, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kulonprogo masih menunggu hasil keputusan dari bupati.
Namun, BKD menyatakan jika kemungkinan pelantikan SKPD tersebut baru akan dilaksanakan pada 4 Januari mendatang. “Setelah kita mengantongi namanya, kita urus administrasinya barulah dilantik tanggal 4 nanti,” ujar Trianto Raharjo, Kabid Perencanaan dan Pengembangan BKD Kulonprogo di kantornya, pada Senin (21/12/2015).
Meski harus segera dilantik, pejabat terkait baru akan bisa dilantik pada tanggal 4 karena tanggal-tanggal sebelumnya yang jatuh bukan di hari kerja. “Tanggal 1 kan tanggal merah, sedangkan 2 dan 3 akhir pekan jadi baru bisa dilantik tanggal 4,” imbuh Trianto.
Meski demikian, ia menyatakan tidak menutup kemungkinan jika pelantikan tersebut dilakukan di hari libur. Apalagi jika mempertimbangkan kebutuhan SDM yang mendesak.
“Sebelumnya ada pejabat yang dilantik hari Minggu kok,” jelas Trianto.
Menurutnya, pelantikan tersebut hanya membutuhkan pengurusan administrasi dan bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.
Ia menguraikan jika rencana pelantikan ini masih bisa berubah tergantung dengan waktu keluarnya keputusan pengisian jabatan Dinas Kebudayaan ini. Hingga saat ini, BKD sendiri tidak memiliki tenggat waktu tertentu untuk segera mengisi jabatan tersebut.
Namun, Trianto juga menyebutkan jika segera dilantik bertepatan dengan awal tahun akan memudahkan dalam perencanaan kegiatan dan anggaran dinas terkait nantinya.
Dinas Kebudayaan Kulonprogo akan dilengkapi dengan Sekretaris dan dua bidang yang masing-masing membawahi tiga seksi. Kebutuhan SDM berkaitan dengan ini diperkirakan sejumah 30 personil.
Trianto menyatakan bahwa selain mengambil SDM dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga yang merupakan dinas induk sebelumnya, kebutuhan SDM juga akan diambil dari beberapa instansi lainnya.
“Penataan SDM juga dari tempat lain, kalo dari Disbudparpora langsung dibagi dua jelas tidak mungkin,” ujar Trianto.
Kepala Disbudparpora Kulonprogo, Krissudiarto menyatakan jika pihaknya sudah siap untuk memisahkan diri. “Nanti per 2 Januari berpisah, sudah dalam proses,” ujar Krissudiarto.
Perubahan fungsi dinas yang dipimpinannya ini dianggap juga akan mampu memaksimalkan kinerja tiap instansi di masing-masing bidang. Pihaknya kini juga sedang menunggu keputusan akhir mengenai nama yang akan memimpin instansi yang bertugas mengurusi bidang kebudayaan setempat dari Bupati Kulon Progo jelas akhir Desember ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.