PENGGUNAAN DANAIS : 2016, Ada 4 Program yang Direncanakan, Apa Saja?

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Senin, 11 Januari 2016 09:20 WIB
PENGGUNAAN DANAIS : 2016, Ada 4 Program yang Direncanakan, Apa Saja?

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Kaum muda asal Desa Banaran, Galur, Kulonprogo yang tergabung dalam Paguyuban Seni Reog Sekar Mudho Sembodo dengan apik menampilkan pertunjukan kesenian Reog di halaman gedung DPRD Provinsi DIY di Jalan Malioboro, Jogja, Jumat (19/10). Pesta Rakyat Seni Tradisi yang digelar dua hari ini menampilkan beragam kesenian tradisi dari barbagai daerah di DIY sebagai wujud syukur atas Keistimewaan Yogyakarta.

Penggunaan danais untuk kegiatan bertema kebudayaan tetap disediakan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman, Endah Sri Widiastuti mengatakan, Dana Keistimewaan (danais) yang akan dikelola Disbudpar akan digunakan untuk empat program. Meliputi pengembangan kantong-kantong budaya dengan anggaran Rp678,8 juta, pengelolaan kekayaan budaya (Rp53,9 juta).

"Program ini diaplikasikan dalam bentuk pemeliharaan cagar budaya," kata Uut, sapaan akrabnya, Minggu (10/1/2016).

Program lainnya, pengelolaan keragaman budaya dalam bentuk penyelenggaraan seni tradisional, festival, dan apresiasi kepada para seniman. Program ini memperoleh porsi danais paling besar di sektor pasiwisata dan budaya (Rp2,28 miliar). Terakhir, kerjasama kebudayaan, baik nasional maupun internasional. Program ini berupa perjalanan menyosialisasikan misi budaya di Sleman. Danais yang dialokasikan untuk membiayai program ini sebesar Rp727,8 juta.

Pada 2016, setidaknya tercatat tiga perjalanan dalam negeri yang dilakukan dalam rangka menjalin kerjasama kebudayaan.

"Tahun ini kami akan mengirimkan delegasi ke pekan seni di Bali, Jember Art Festival, dan acara budaya di Kutai," kata Ayu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online