ORMAS GAFATAR : Pemda akan Berikan Perlindungan

Jum'at, 22 Januari 2016 16:20 WIB
ORMAS GAFATAR : Pemda akan Berikan Perlindungan

Ilustrasi persebaran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Indonesia. (Facebook.com)

Ormas Gafatar diharapkan tidak "dihakimi" oleh masyarakat.

Harianjogja.com, JOGJA-Jaminan untuk memanusiakan anggota Gafatar dari DIY disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah DIY Sulistyo.

Menurut Sulistyo, para warga DIY yang diduga terlibat organisasi itu harus mendapatkan perlakuan yang manusiawi. Dia pun menjamin pemda akan melindungai mereka setibanya di DIY.

Secara konkret, Sulistyo mengatakan bentuk perlindungan itu adalah dengan memberikan pendampingan kepada warga yang rencananya akan dijemput hari ini. Upaya itu menurutnya juga didasari kehawatiran pembakaran camp Gafatar di Kalimantan akan terjadi juga di DIY.

"Makanya kami akan terus memantau dan memberikan perlindungan," kata dia, Kamis (21/1/2016)

Sulistyo menambahkan perlindungan tak hanya agar mereka bisa kembali hidup dengan nyaman di DIY, tetapi juga agar mereka tak terjerumus kembali ke organisasi serupa. Apalagi mereka sempat mengikuti Gafatar karena pengaruh di luar kuasanya.

Perlu diketahui, sampai saat ini tercatat sebanyak 50 warga DIY dievakuasi dari camp Gafatar setelah aksi pembakaran  di Mempawah, Kalimantan Barat. Rencananya mereka akan dipulangkan dengan kapal ke DIY dengan mendarat terlebih dahulu di Semarang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online