OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Ormas Gafatar memasuki babak baru. Lokasi penampungan eks Gafatar di Gedung Youth Center, Mlati, Sleman, steril dari pengunjung.
Harianjogja.com, SLEMAN — Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Edy Wahyudi menyatakan selama eks Gafatar berada di lokasi penampungan, Gedung Youth Center, Mlati, Sleman akan disterilkan.
Pengunjung ataupun keluarga eks Gafatar tidak bisa leluasa masuk. Mereka yang berkunjung diwajibkan melapor dan memberikan kartu identitas kepada petugas.
“Keluarga yang berkunjung akan ditempatkan di lokasi khusus, kemudian kami akan memanggil keluarganya,” ujarnya, Selasa (26/1/2016). .
Untuk meningkatkan pengamanan di lokasi penampungan, menuru Edy, BPO DIY telah berkoordinasi dengan kepolisian dan koramil setempat. Alasannya, jumlah petugas pengamanan (Satpam) yang dimiliki Youth Center dinilai tidak memadai.
“Kami hanya memiliki sekitar enam sampai delapan Satpam. Kami sudah menambah jadwal Satpam yang bertugas, biasanya sehari dua orang sekarang tiga orang. Hari ini (kemarin) dari pihak kepolisian dan koramil sudah menempatkan petugasnya,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Simak rekomendasi HP dengan fitur privasi, mulai dari Samsung Galaxy hingga iPhone dan Google Pixel. Kenali perbedaan keamanan data dan layar anti-intip.
Polda DIY mengamankan satu orang pembawa senjata tajam saat aksi demonstrasi dan memastikan situasi Malioboro kondusif.
Satpol PP Bantul mencopot 84 spanduk dan 37 rontek yang dipasang melintang di jalan dalam patroli penertiban reklame dan media informasi.
LBH Jogja mendata 48 orang terkait kericuhan di DPRD DIY. Sebanyak 14 orang pulang, delapan ditahan, dan 26 belum diketahui keberadaannya.
Pieter Huistra mengungkap kondisi cedera Mousa Bagayoko dan menilai penampilan bek sayap PSS Sleman saat kalah 1-2 dari Borneo FC.