OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Toto tengah menjaring ikan Nila dari kolam miliknya di Dusun Kabunan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Senin (22/6/2015). (Harian Jogja-Sunartono)
Gangguan cuaca berupa panas yang berlebih membuat petani ikan nila di Sleman terancam merugi.
Harianjogja.com, SLEMAN — Sejumlah petani ikan nila di Sleman terancam mengalami kerugian, menyusul matinya benih ikan mereka akibat tidak tahan dengan gangguan cuaca.
Salah satu petani nila di Dusun Kaliwaru, Selomartani, Kalasan, Kasiman mengatakan sekitar 50 persen dari total 50.000 benih ikan nila miliknya mati akibat gangguan cuaca dan jamur.
“Benih rentan dan tidak tahan terhadap cuaca panas. Sedikit demi sedikit mati," katanya, Selasa (26/1/2016).
Menurut dia, matinya benih ikan nila yang dialaminya terjadi sejak November lalu. Padahal bulan-bulan ini semestinya masuk masa panen raya. Akibat gangguan cuaca, petani ikan tidak bisa memanen hasilnya dan mengalami kerugian besar. Kerugian terbesar dialami petani untuk biaya pakan.
“Sebelum tebar benih, kami sudah keluar modal besar. Mulai pengolahan tanah dan pemupulan dasar. Air yang kami prediksi mengalir, tiba-tiba menghilang. Tahun-tahun sebelumnya tidak sampai separah ini," keluhnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Ikan Mina Raya Kaliwaru, Selomartani, Kalasan, Sri Hartono. Menurut dia, cuaca panas tidak hanya berdampak pada proses pembenihan saja tetapi juga pada proses budidaya ikan nila.
“Hujan memang turun, tapi sifatnya hanya lokal-lokal saja. Ini yang menyebabkan distribusi air kurang lancar. Kami hanya dapat jatah air satu kali seminggu padahal ikan butuh banyak air,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Simak rekomendasi HP dengan fitur privasi, mulai dari Samsung Galaxy hingga iPhone dan Google Pixel. Kenali perbedaan keamanan data dan layar anti-intip.
Polda DIY mengamankan satu orang pembawa senjata tajam saat aksi demonstrasi dan memastikan situasi Malioboro kondusif.
Satpol PP Bantul mencopot 84 spanduk dan 37 rontek yang dipasang melintang di jalan dalam patroli penertiban reklame dan media informasi.
LBH Jogja mendata 48 orang terkait kericuhan di DPRD DIY. Sebanyak 14 orang pulang, delapan ditahan, dan 26 belum diketahui keberadaannya.
Pieter Huistra mengungkap kondisi cedera Mousa Bagayoko dan menilai penampilan bek sayap PSS Sleman saat kalah 1-2 dari Borneo FC.