MITIGASI BENCANA : 3 Tahun Terakhir, Kasus Angin Kencang Meningkat

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 02 Februari 2016 23:55 WIB
MITIGASI BENCANA : 3 Tahun Terakhir, Kasus Angin Kencang Meningkat

Ilustrasi dampak angin kencang. (JIBI/Solopos/Dok)

Mitigasi bencana berupa pencegahan dampak buruk angin kencang perlu dilakukan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Selama tiga tahun terakhir, musibah angin kencang di wilayah Sleman cenderung mengalami peningkatan. Salah satunya disebabkan gangguan cuaca dan El Nino.

Selama 2014, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat terjadi 22 peristiwa angin ribut sementara pada 2015 jumlahnya meningkat menjadi 40 kejadian. Sepanjang Januari 2016 ini, BPBD mencatat ada delapan kejadian angin kencang yang tersebar di beberapa wilayah. Mulai Sleman, Tempel, Turi, Ngaglik, Minggir, Seyegan, Prambanan, hingga Pakem.

"Kecenderungan meningkatnya potensi bencana yang disebabkan angin kencang ini kemungkinan dipengaruhi faktor cuaca ekstrem dan El Nino. Kami berharap agar masyarakat mampu meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala BPBD Sleman Julisetiono Dwi Wasito, Selasa (2/2/2016).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online