Pemkot Solo Dorong BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pemberdayaan Peserta dan Ahli Waris
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Teknisi komputer SMAN 1 Sleman, Ardian Purwonugroho, mengecek komputer yang akan digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2015-2016 ini, Senin (2/11/2015). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
UNBK 2016 diujicoba di sejumlah sekolah di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Sejumlah sekolah menggelar simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Selasa (9/2/2016). Hasilnya, sejumlah siswa masih belum familiar dan kebingungan terkait soal irisan dua kurikulum yang berbeda.
Untuk informasi, penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun ini berbeda dari sebelumnya. Pasalnya soal yang diujikan merupakan irisan dari kurikulum 2006 dan 2013. Siswa masih merasa kebingungan mencari referensi untuk memperlajari soal UN.
"Soalnya ini baru pertama. Mau cari-cari buku ke kakak-kakak kelas ternyata kurikulumnya berbeda," kata Bestari Intan siswi kelas XII IPA 1 SMAN 1 Sleman, Selasa (9/2/2016).
Meskipun sudah menerima penjelasan dari sekolah, Intan dan teman-temannya mengaku awalnya cemas menyikapi soal dengan dua kurikulum yang berbeda. Namun setelah mendapat kisi-kisi dari pengajar, akhirnya mereka merasa tenang.
"Saya ikut bimbel (bimbingan belajar) tapi yang dipelajari soal-soal kurikulum 2013. Bukan kombinasi kedua kurikulum. Akhirnya harus mencari referensi soal-soal kurikulum 2006," katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan Ulinuha Ahmad Rifai siswa kelas XII IPA 1 lainnya. Meski mengaku kurang familiar dengan UNBK, namun ia berusaha terus untuk mempelajari kisi-kisi soal-soal yang diberikan oleh gurunya.
"Selain soal irisan dua kurikulum, ini juga baru pertama kalinya kami melaksanakan UN dengan sistem Computer Bassed Test [CBT]," kata Uli.
Menurutnya ada banyak kelebihan dari sistem ini. Dari segi waktu, siswa dapat menjawab soal lebih cepat. Dari waktu 120 menit yang disediakan rata-rata tersisa waktu antara 10 hingga 30 menit.
Sisa waktu tersebut, katanya, dapat digunakan untuk mengecek jawaban-jawaban atas soal-soal yang diberikan. "Kelemahan hanya tidak terbiasa menjawab soal dengan komputer. Ada sedikit kegagapan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pemkot Jogja mengevaluasi penerapan KTR di 115 lokasi. Sejumlah tempat masih ditemukan belum memenuhi indikator Perda No.2/2017.
Meta Deskripsi:Jadwal Asian Games 2026, 16 cabang olahraga Indonesia bertanding di Aichi, Tokyo, dan Gifu, termasuk final teqball tunggal putri.