PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Pilkada Jogja, nama-nama calon hingga saat ini belum terlihat.
Harianjogja.com, JOGJA-Menurut analisa Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakata (UMY) Tunjung Sulaksono, calon petahana dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 2017 terbilang sedikit lebih unggul karena sudah memiliki modal dalam memerintah Kota Jogja.
Namun demikian, kata dia sejak dua tahun terakhir ini petahana juga banyak disorot terkait kebijakan publik. Isu pembangunan hotel dan transportasi yang semrawut akan menjadi komoditas politik jelang pilwalkot dan menjadi senjata bagi lawan politiknya.
Hal itu dinilai Tunjung justru akan lebih menarik jika semua calon menawarkan konsep tata kota. Karena karakteristik warga kota akan lebih menilai gagasan kebijakan publik dari tiap calon ketimbang background partainya.
Peneliti Institute For Research and Empowerment (IRE) Sunaji Zamroni juga mengungkapkan warga akan melihat pertarungan gagasan tata kelola Kota dari tiap calon. Isu tersebut juga menjadi tiket bagi calon untuk mencuri elektabilitas.
"Calon harus memahami isu itu, karena karakteristik masyarakat kota berbeda dengan di kabupaten," ucap dia, Jumat (19/2/2016)
Zamroni menilai beberapa kebijakan publik dari petahana menjadi kontroversi di masyarakat. Ia juga melihat isu pembangunan hotel dan apartemen menjadi rorotan di masyarakat. Kebijakan itu menurutnya bisa dibilang kebijakan minus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.
Kementerian PU mempercepat preservasi Jalan Pantura Kudus-Pati-Rembang. Progres proyek Lingkar Juwana-Pati sudah 85 persen dan ditarget selesai Juni 2026.