PERTANIAN KULONPROGO : Tarik Generasi Muda ke Sawah, Ini Caranya

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Selasa, 01 Maret 2016 22:55 WIB
PERTANIAN KULONPROGO : Tarik Generasi Muda ke Sawah, Ini Caranya

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mencoba alat penuai padi di Dusun Sideman, Desa Giripeni, Kecamatan Wates pada Selasa (1/2/2016). Dalam kunjungan tersebut, Andi memberikan bantuan 5 tarktor dan 1 alat penuai padi kepada petani setempat. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Pertanian Kulonprogo ditata untuk menarik perhatian generasi muda.

Harianjogja.com, KULONPROGO- Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman meminta petani untuk menggunakan alat pertanian modern sebagai bentuk program mekanisasi pertanian. Selain  menekan biaya produksi, hal ini dapat menjadi cara menarik perhatian generasi muda untuk kembali bertani.

Ia menyatakan pemanfaataan alat pertanian modern dapat menekan biaya produksi bisa hingga 40%-50%.
“Ini akan jauh lebih menguntungkan petani,”ujarnya kepada wartawan seusai dialog dengan Kelompok Tani Sideman Makmur dalam kunjungannya pada panen pertama musim tanam pertama di Dusun Sideman, Desa Giripeni, Kecamatan Wates pada Selasa(1/2/2016).

Selain itu, penggunaan alat pertanian modern juga akan membuat pertanian kembali diminati oleh generasi muda.

“Kita tarik generasi muda kembali ke sawah,”tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online