Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Suasana pengajian di Balai RT 16, RW 03 Kampung Sosrowijayan Kulon, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Jumat (4/3/2016) malam. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Warga dan pekerja seks komersial (PSK) Pasar Kembang atau Sarkem menggelar pengajian, Jumat (4/3/2016) malam
Harianjogja.com, JOGJA-Sekitar 200an warga dan pekerja seks komersial (PSK) Pasar Kembang atau Sarkem menggelar pengajian, Jumat (4/3/2016) malam. Pengajian dengan penceramah Gus Miftah digelar di Balai RT 16, RW 03 Kampung Sosrowijayan Kulon, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen.
"Pengajian ini rutin kami gelar tiap bulan sekali, kebetulan penceramah kali ini adalah Gus Miftah," kata Ketua RW 03 Sarjono, di sela kegiatan.
Sarjono mengatakan tiap bulan PSK dan warga berbaur dengan warga ikut berbagai kegiatan termasuk pengajian bulanan. Saat pengajian yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu, semua aktivitas hiburan di Sarkem tutup, mulai dari karaoke, kafe, warung dan tidak ada perempuan yang nongkrong depan rumah-rumah seperti malam biasanya.
Menurut Sarjono, dari 200an PSK yang sebagian besar warga luar Jogja selain aktif ikut pengajian juga diwajibkan untuk pemeriksaan kesehatan dua kali dalam sebulan. "Ada petugas dari Dinas Kesehatan rutin ke Sarkem," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta seluruh sekolah meningkatkan pengawasan siswa untuk mencegah perundungan dan mewujudkan zero bullying.
DPRD Kota Jogja mendorong pariwisata diperluas ke wilayah selatan melalui penguatan kampung wisata berbasis budaya dan ekonomi warga.
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
WJNC 2026 berlangsung di Malioboro hingga Titik Nol Jogja. Wisatawan memadati sepanjang rute untuk menyaksikan parade budaya.
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.