BANDARA KULONPROGO : Dua Bangunan Sekolah akan Dipindah karena Terdampak Pembangunan Bandara

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Kamis, 10 Maret 2016 09:55 WIB
BANDARA KULONPROGO : Dua Bangunan Sekolah akan Dipindah karena Terdampak Pembangunan Bandara

Warga terdampak pro bandara menggelar aksi damai untuk menuntut relokasi gratis di Setda Pemkab Kulonprogo sejak Senin (22/2/2016) lalu. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo membuat dua sekolah harus dipindah

Harianjogja.com, KULONPROGO - Dua institusi pendidikan yang terletak di Kecamatan Temon, Kulonprogo diharuskan untuk direlokasi berkenaan dengan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Kini Dinas Pendidikan (Disdik) Kulonprogo sedang menyiapkan desain bangunan yang akan menjadi sekolah pengganti yang juga akan berdiri di atas tanah kas desa ini.

Dari seluruh wilayah yang akan terkena dampak pembangunan bandara, Sumarsana, Kepala Disdik Kulonprogo menyebutkan bahwa hanya ada dua institusi pendidikan yang terpaksa harus berpindah lokasi. Keduanya yakni satu sekolah dasar (SD) dan satu taman kanak-kanak (TK) yang terletak di Desa Glagah, Kecamatan Temon.

Kedua sekolah ini nantinya akan direlokasi juga di kawasan desa yang sama. Sebagaimana rencana relokasi untuk warga terdampak lainnya, kedua sekolah ini juga akan berdiri di atas tanah kas desa. “Disiapkan oleh pemkab [pemerintah kabupaten],”ujarnya, Rabu (9/3/2016).

Ia menguraikan bahwa kini Disdik Kulonprogo mendapatkan tugas untuk mendesain bangunan yang akan dijadikan tujuan relokasi tersebut. Meski demikian, Sumarsana menyebutkan bahwa belum diketahui mengenai sumber pendanaan bagi pembangunan gedung tersebut.

Ia menyebutkan bahwa mungkin saja anggaran tersebut dimasukkan dalam anggaran perubahan nanti ataupun mungkin saja bermitra dengan PT Angkasa Pura I.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online