BUNUH DIRI JOGJA : Murni Gantung Diri Tapi Diduga Sempat Dianiaya

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 11 Maret 2016 06:55 WIB
BUNUH DIRI JOGJA : Murni Gantung Diri Tapi Diduga Sempat Dianiaya

Ilustrasi gantung diri (JIBI/Dok)

Bunuh diri Jogja dilakukan seorang warga Gamping.

Harianjogja.com, JOGJA-Warga Gamping, Sleman, Dian Kurniawan, 38 ditemukan tewas gantung diri di rumah paman pacarnya di Kampung Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Jogja, Rabu (9/3/2016) malam. Kepolisian masih menyelidiki penyebab korban nekat gantung diri.

Kanit Reskrim Polsek Tegalrejo, Iptu Mahmudi, mengatakan paman pacarnya, Suhartono bersama warga sekitar menemukan korban pada pukul 21.00 WIB di kamar mandi.

"Suhartono curiga korban lama di kamar mandi dan tak merespon saat pintu diketuk," terangnya, Kamis (10/3/2016).

Suhartono dan warga langsung mendobrak pintu kamar mandi, lalu menemukan korban sudah menggantung diatas jendela kamar mandi dengan tali sarung melilit di leher korban. Menurut Mahmudi, dari hasil pemeriksaan medis, jenazah korban murni meninggal dunia karena gantung diri.

Namun, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), didapatkan keterangan bahwa korban sempat mendapat penganiayaan sejumlah lelaki. Polisi langsung bergerak cepat dan menangkap empat lelaki yang diduga menganiaya korban. Lokasi penganiayaan itu, kata Mahmudi, terpisah dengan lokasi korban gantung diri.

“Empat orang sudah kita amankan dan saat ini penanganannya kita limpahkan ke Polresta Jogja,” ujar Mahmudi. Ia kembali menegaskan belum bisa memastikan apakah gantung diri korban ada hubungannya dengan peristiwa penganiayaan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online