Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Wakil Walikota Jogja Imam Priyono memotong tumpeng dan melepas balon dalam Kenduri Jogoyudan sebagai tanda kesiapan warga Jogoyudan menuju kampung wisata 2017 mendatang di bantaran Kali Code, Minggu (13/3/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Kali Code terus dilakukan penataan
Harianjogja.com, JOGJA- Lurah Gowongan, Kecamatan Jetis, Jogja, Siti Maymunah, mengatakan penataan Jogoyudan terbagi dalam tiga segmen, yakni penataan pinggiran atau bantaran Kali Code, penataan di dalam kampung, dan penataan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, beberapa warga Jogoyudan sudah mendapatkan pelatihan penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), kerajinan membatik, pelatihan pengelolaan kampung wisata, tata cara menghadapi wisatawan.
Penataan di Jogoyudan sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir, namun untuk penataan fisik baru dilakukan sejak akhir 2015 lalu. Penataan fisik baru dilakukan di kawasan yang melingkupi RW 12 dan RW 13. Penataan fisik akan terus dilakukan sampai tujuh RW dari Jembatan Kewek sampai Jembatan Gondolayu.
“Untuk sementara yang rumahnya dikepras ada sekitar 10 kepala keluarga,” kata Maymunah, di sela syukuran dimulainya penataan lingkungan di bantaran Kali Code, kampung setempat, Minggu (13/3/2016). .
Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Gowongan Atok Setyo Budi menambahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan fasilitas wisata Jogoyudan juga akan ditambah dengan membangun Museum Lahar Hujan.
Ide untuk membangun museum tersebut juga muncul dalam beberapa kesempatan pertemuan dengan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan pelaku usaha terkait rencana penataan Jogoyudan.
“Museum Lahar Hujan bisa menjadi wisata edukasi karena Jogoyudan merupakan salah satu kampung terparah terpapar bencana lahar hujan dari Gunung Merapi pada 2010 lalu,” ujar Atok.
Selain acara kenduri yang menandai kesiapan warga Jogoyudan menuju kampung wisata 2017, warga juga menggelar ngamen budaya di jembatan Kewek, penampilan berbagai kesenian yang ditampilkan warga Jogoyudan, serta kegiatan bersih-bersih sungai secara bersama-sama di Bantaran Kali Code.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.