Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Galeri Didik Nini Thowok segera dibangun.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kawasan pariwisata di Kulonprogo diramaikan dengan keberadaan galeri topeng seniman Jogja, Didik Nini Thowok. Desa Pendoworejo, Bendung Kayangan, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo dipilih sebagai lokasi.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/01/24/wisata-kulonprogo-padepokan-didik-nini-thowok-bakal-dibangun-di-menoreh-684014">WISATA KULONPROGO : Padepokan Didik Nini Thowok Bakal Dibangun di Menoreh)
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kulonprogo, Joko Mursito menyampaikan galeri ini akan berdiri di atas tanah kas desa dan dibangun dari dana pribadi. Joko menyebutkan perjanjian sewa tanah kas desa akan menjadi urusan antara perangkat desa terkait dengan pihak seniman tari topeng tersebut. Diperkirakan galeri tersebut akan siap dipergunakan pada November 2016 mendatang. Pasalnya, Didik Nini Thowok berencana akan menggelar pertunjukkan tari di galeri yang nantinya akan dipenuhi sekitar 400 topeng ini.
Menanggapi sosok seniman yang sudah sangat populer ini, Joko menyebutkan pemkab menganggap ini sebagai suatu kesempatan yang baik untuk mengembangkan bidang pariwisata disekitarnya. Meski nantinya sanggar-sanggar kesenian utama akan berada dikelola oleh Didi namun pemkab akan menarik investor untuk mengembangkan homestay dan vila-vila di sekitarnya.
Karena itu, Joko memamparkan bahwa jenis parriwisata yang akan dikembangkan di kawasan sekitar galeri tersebut merupakan pariwisata berbasis budaya. Hal ini berarti beberapa desa budaya yang ada di sekitarnya juga akan dilibatkan untuk menghadirkan suatu daya tarik tersendiri. Joko menganggap ini bisa menjadi suatu potensi untuk menampung turis-turis mancanegara yang berkunjung di area Borobudur sebelumnya.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Kulonprogo, Agung Kurniawan menyebutkan bahwa pihaknya telah menawarkan pengembangan daerah tersebut kepada beberapa investor yang datang kepadanya. Sejumlah investor tersebut umumnya ingin tahu mengenai arah pembangunan Kulonprogo nantinya. Meski sebagian besar investor cenderung meminati daerah selata Kulonprogo, Agung menyatakan bahwa pihaknya tetap menawarkan daerah Girimulyo sebagai suatu alternatif.
Hanya saja, sejauh ini menyebutkan belum ada investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut. Meski demikian, ia optimis bahwa nanti pasti akan ada investor yang tertarik, terlebih lagi setelah wacana pembangunan kota satelit Samigaluh dilontarkan. Hal tersebut menjadi penanda bahwa pemkab tak hanya berfokus pada pembangunan daerah selatan Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.