Argentina Libas Benin 3-0, Messi Catat 1 Gol dan 2 Assist di Laga Perpisahan
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Sinar laser yang ditembakkan menggunakan lampu senter oleh penjual lampu senter laser di Jalan Magelang, Kabupaten Magelang. (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Bahaya sinar laser bisa membakar benda tipis hingga buuta mata
Harianjogja.com, SLEMAN - Teror sinar laser bagi dunia penerbangan membuat Komunitas Astronomi Penjelajah Langit angkat bicara. Komunitas yang secara khusus menggunakan laser untuk melihat benda langit ini memberikan keterangan kepada wartawan terkait bahaya laser jika disalahgunakan, di Base Ops Lanud Adisutjipto, Sabtu (19/3/2016).
Komunitas ini membawa sejumlah perangkat laser berwarna hijau dan biru dengan intensitas bahaya lebih tinggi. Anggota juga memperagakan proses meledaknya balon hanya dalam hitungan detik disinari laser. Sebuah benda sejenis mika juga meleleh saat disinar laser. Oleh sebab itu, dalam keadaan apapun laser memang tidak boleh mengenai mata apalagi ke pesawat.
"Dengan fenomena ini [laser ditembakkan ke pesawat] kami sangat kaget ternyata ada yang memainkan di pinggir jalan. Padahal kami hati-hati dalam menggunakan. Semua anggota kita edukasi bahwa penggunaan ini untuk pengamatan, sains, tidak untuk main-main apalagi dipinjamkan ke anak kecil," tegas Penasehat Komunitas Penjelajah Langit Ari Gunawan, Sabtu (19/3/2016).
Ari meyakini pelaku penembak laser ke pesawat bukan anggota komunitas astronomi. Selain itu ia juga tidak yakin jika penjual laser di jalanan memiliki latar belakang astronomi. Ia mengakui memang ada beberapa anggota yang menjual laser namun tidak secara bebas. Pembelinya bahkan diberikan pendampingan atau edukasi agar tidak disalahgunakan.
Ia memastikan laser tersebut berbahaya, terutama yang berwarna biru karena sinarnya lebih kuat dengan daya tembus mencapai 10.000 miliwatt dan mampu menjangkau jarak mencapai lima kilometer. Laser jenis ini mampu membakar benda tipis dengan jarak cukup jauh dan waktu tertentu, dijual dengan kisaran harga Rp750.000.
Sedangkan laser hijau juga berbahaya namun relatif lebih rendah ketimbang biru. Warna hijau kekuatannya hanya 1.000 miliwatt dengan jarak jangkau dua kilometer juga mampu membakar benda tipis, biasanya dijual Rp150.000.
"Jangan sekali-kali menembakkan laser ke benda mudah terbakar. Jika kena mata bisa menyebabkan kebutaan, apalagi diarahkan ke pesawat sudah pasti tidak boleh. Binatang seperti burung saja ditembak laser jarak jauh langsung disorientasi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
McDonald's digugat di AS karena sistem harga berbasis AI dituding mengoordinasikan harga menu. Perusahaan membantah tuduhan tersebut.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Biaya cas mobil listrik di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh. Simak simulasi baterai 40 kWh dan tambahan biaya fast charging.
Persik Kediri menjamu Madura United di Brawijaya. Mampukah Macan Putih menghentikan rekor sempurna Laskar Sape Kerrab?
Laba Samsung diproyeksi menembus 107,4 triliun won pada kuartal III 2026, didorong lonjakan permintaan cip memori untuk AI.